Skip to content
May 6, 2012 / hachidarksky

Break Down [ Lee Donghae Fanfiction ]

author : hachidarksky

genre :  romance, fanfiction, sad, tragic (?)

language : Indonesian

main cast : Lee Donghae

Perkenalkan, namaku Lee Donghae.. dan ini.. cerita.. tentang perjalanan cintaku.

—For the only love, I hope you know

Aku bertemu, berkenalan dengannya saat SMA. Dia yeoja yang cukup kecil diantara semua yeoja adik kelas baru di tahun itu. Entah kenapa dia malah sangat terlihat di mataku. Dia tidak terlalu suka berbaur, dia lebih sering terlihat dengan buku novelnya, dan terkadang lebih sering di perpustakaan daripada di kelasnya sendiri. Aku saja yang tidak pernah ke perpustakaan jadi sering ke sana hanya untuk melihatnya sedang membaca apa.

Aku sering memperhatikannya. Dia suka membawa bekal makan siang sendiri. Temannya ya, itu, sekumpulan anak perpustakaan. Dia selalu membaca buku dengan tulisan bahasa inggris. Aku sendiri kesusahan dengan bahasa inggris. Kalau ternyata dia berbicara dengan bahasa inggris bagaimana? Aish. Susah sekali jadinya nanti.

“Annyeong, namaku Lee Donghae, boleh aku tahu namamu?”

Namun akhirnya, aku berhasil membulatkan tekadku untuk mengajaknya bicara. Dia ternyata langsung menanggapiku. Sepertinya dia sadar, aku selalu memperhatikannya. Aku jadi malu sendiri. Kami akhirnya sering berbincang-bincang dan bercanda berdua di perpustakaan. Semua teman-temanku sampai heran aku berada di mana saat istirahat makan siang. Padahal biasanya kami membuat gaduh di kantin sekolah. Tapi sekarang tidak, karena yeoja kecil ini, aku lupa mulai sejak kapan, selalu membawa bekal ekstra hanya untukku.

Hingga akhirnya aku lulus dari SMA ini, kami berjanji akan selalu bertemu dan saling kontak satu sama lain. Hingga saat itupun, aku masih belum berani menyatakan perasaanku yang sesungguhnya padanya. Tapi saat akhirnya dia masuk kuliah di tempat kuliah yang sama denganku, akhirnya aku memutuskan untuk menyatakannya. Perasaanku padanya.

Awalnya dia diam. Dia mendiamkanku seminggu. Aku bingung. Apa aku salah? Apa waktunya tidak tepat? Apa dia mempunyai namjachingu? Apa dia tidak akan berbicara denganku lagi? Apa kami tidak akan berteman lagi setelah pernyataan cintaku itu? Semua pertanyaan itu seperti menghantam seluruh tubuhku tiap namanya menyeruak di pikiranku.

“Hae oppa, mianhae.. aku sudah mendiamkanmu terlalu lama.. aku menerimanya”

Kalimat yang aku tunggu akhirnya datang! Kalimat itu, sangat menyenangkan hatiku. Rasanya taman yang paling indah di dunia tidak akan bisa mengalahkan taman bunga yang bermekaran di hatiku ini.

“jagiya!”

Aku senang sekali akhirnya bisa memanggilnya seperti itu. Sudah sejak dulu aku ingin memanggilnya seperti itu. Satu kata seperti itu rasanya sudah bisa menyambungkan perasaan kami berdua. Bahagia selalu bersama kami. Tapi hubungan seperti ini memang pasti ada kendala dimana-mana. Untungnya kami berhasil melaluinya, walau terkadang butuh waktu yang bisa dibilang tidak sebentar untuk menyelsaikannya. Memang, semua kendala dalam hubungan kami bisa kami selesaikan. Tapi kendala yang satu ini. Tidak bisa. Kami tidak bisa. Kendala yang sudah direncanakan sangat matang seperti ini, kami tidak bisa menyelesaikannya.

“mianhae.. aku.. umma dan appaku.. memintaku menikah dengan pilihan mereka”

Butiran airmata yang keluar dari kedua kelopak matanya itu makin membuatku tidak ingin melepaskannya. Dia sudah kuanggap sebagai pasanganku hingga akhir kehidupanku. Tapi sekarang, hal seperti ini tiba-tiba datang begitu saja menghancurkan kehidupan kami. Kenapa tuhan begitu tidak adil? Apa salahku hingga dia memisahkan kami? Wae..

Aku tidak masuk kuliah selama hampir sebulan penuh. Aku sedang tidak ingin memikirkan apapun. Tidak ingin diganggu siapapun. Bahkan yeoja yang paling kusayangi itu sendiri. Tapi keputusanku ini makin membuatku terjatuh ke lubang terdalam. Yeojaku bisa saja memutuskanku, tapi dia tidak. Aku akhirnya berpikir. Aku harus bisa mendapatkannya kembali. Tidak ada namja yang boleh memilikinya selain diriku. Dia yeojaku.

Aku berusaha meyakinkan kedua orangtuaku, dan kedua orangtuanya bahwa Aku adalah namja pilihannya. Jangan pernah berusaha memisahkan kami. Tapi ternyata semua usahaku sia-sia. Yeojaku.. pergi meninggalkanku. Tanpa mengabariku. Aku benar-benar seperti orang yang akan terjun dari Hangang Bridge dan kalau bisa hanyut hingga tak pernah ditemukan lagi. Hingga semua keputusanku itu aku kurung sedalam mungkin, saat tiba-tiba dia menelponku kembali.

“annyeong.. oppa.. mian..saranghae..mianhae oppa..”

Terdengar suara isak tangisnya. Dia benar-benar menangis sangat keras dan dalam. Aku tidak tahu apa yang harus kulakukan. Aku ingin memeluknya, tapi sebuah kenyataan akhirnya terungkap. Dia sedang berada jauh di sana. Dia tidak bersamaku di Mokpo ini.. dia berada di Hongkong. Bersama tunangannya. Bersama keluarganya yang baru, keluarga tunangannya. Tiba-tiba airmataku mengalir begitu saja. Aku sudah lama sekali tidak menangis seperti ini. Aku menangis tanpa suara. Berharap dia tidak mendengar isakanku.

“uljima oppa..”

“I’m not..”

Tapi aku memang tidak bisa membohonginya. Kami sudah bersama selama 5 tahun lebih. Dia sudah tahu kebiasaanku.. wae ini terjadi pada kami.. aku akhirnya menangis sebisaku. Semua bebanku terasa terangkat begitu akhirnya aku bisa menangis tanpa henti. Aku ini namja.. tapi kenapa cengeng begini. Namun mau bagaimana lagi. Aku kehilangan yeoja yang paling aku cintai di dunia fana ini. Aku ingin selalu bersamanya. Selamanya. Tidak ada lagi yang bisa membuatku lebih dalam lagi karena hal ini. Tidak mungkin ada. Tapi ternyata tidak. Kata-kata yang masuk ke telingaku kali ini lebih menyakitkan.

“there’s a lot of girl out there.. better than me.. that will give you all her love.. uljima oppa.. please find that girl.. I want you to be happy.. don’t wait for me..”

Kata-kata itu seperti ribuan jarum, bukan, ribuan pedang yang menusuk secara bertubi-tubi. Mencari yeoja lain? Melupakannya? Apa dia tidak mengerti perasaan ini? Aku sudah benar-benar mencintainya! Cinta mati! Aku tidak akan pernah bisa menemukan yeoja yang bisa menggantikan dirinya. Kenapa kau melakukannya padaku? Kenapa? Kenapa di saat aku benar-benar sudah tidak akan mungkin menemukan cinta lain, kau mengatakan semua hal itu padaku?

Aku tidak bisa berpikir lagi. Semua perkataannya.. semua suara isak tangisnya memenuhi tiap sudut pikiranku sekarang. Semua memori bersamanya mulai terulang kembali dengan perlahan. Membuatku semakin tidak bisa melupakan kehangatan pelukannya dan kelembutan bibirnya. Semua tawa khasnya.. dan senyuman manisnya. Semua tentang dirinya.

Sejak hari pernikahannya.. aku sudah mengatakan padanya. Aku tidak akan pernah mencari yeoja lain untuk menggantikannya. Aku akan selalu membuatnya menjadi yeoja pertama dan terakhirku. Walau hingga maut menjemputku, cintaku padanya tidak akan berubah. Aku akan tetap berada disini. Menunggunya untuk kembali padaku, walau itu berarti selamanya.

“Saranghae..”

—I wish you know, that I still love you..

—forever..

—I’ll be waiting for you to come back..

Advertisements

10 Comments

Leave a Comment
  1. lovelyminbi / May 6 2012 1:05 pm

    yaak..
    kurang nggreget ceritanya.. serius deh.. gak kayak ceritamu yang biasanya..

    • hachidarksky / May 6 2012 1:07 pm

      omona~ benarkah~?
      kalau gitu sy kurang menaruh perasaan.. XD
      nanti saya edit lagi ah~

      ini masuk short atau one shoot?
      cuma 2stgh hlmn lo.. :0

      • lovelyminbi / May 6 2012 1:11 pm

        cerita kependekan kayaknya.. habis kalo short pendek banget sih.. tapi bisalah di bilang short

      • hachidarksky / May 6 2012 1:23 pm

        oke, aku masukin short story.. kkk
        krn hae sudah baca *walau baru setengah*
        jadi g jdi ku edit..
        hohoho~

      • lovelyminbi / May 6 2012 3:06 pm

        yah, payaaah

      • hachidarksky / May 6 2012 3:25 pm

        kkk.. bikin yg lain saja~ XD

  2. elfcloud3424 / Jun 23 2012 12:01 pm

    -___- KyuRin…
    Donghae kurang sedih,, jadi gk ada feelnya #plaaak.
    tumben ya????

    tapi it’s okay…
    hebat bisa buat short story gak ampe 5 halaman 😀

    • hachidarksky / Jun 23 2012 1:30 pm

      kkk.. gpp kalo g dpt feelnya.. XD
      tmen sy yg ng-fans sm hae yg nangis kok.. XD /plak
      g sedih sih, tpi nyesek mnurutku XD

      ne kamsa :3

      • elfcloud3424 / Jun 24 2012 12:05 am

        -_____- kalo angst Kyupil atau Yeye masih nyesek masih bisa, apalagi yg kemarin #plaaak.. jadi keinget lagi kan u,u

      • hachidarksky / Jun 24 2012 9:51 am

        hhh~ XD
        mungkin krn unni bukan hae biased XD
        jdinya g sbrp nyesek XDv

        lah, jgn diinget deh XD

Leave some Advice :3

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: