Skip to content
July 4, 2012 / hachidarksky

The Fact (PART 2) | [ Lee Hyukjae / Eunhyuk Fanfiction ]

author : hachidarksky

genre : parted, romance, fanfiction, somewhat comedy (?)

language : Indonesian

main cast : Lee Hyukjae / Eunhyuk , Im Kangmi (OC)

other cast : Lee Donghae, Heo Jinri (OC)

notes from author : hehee~ just for fun! XD .. please leave a comment! 😀

part : The Fact PART 1 | The Fact PART 2 | The Fact PART 3-final

previous story :

“urus saja dia, aku masuk ke kamar.. carikan dia tempat tinggal terserah dimana” aku akhirnya masuk kedalam kamar. ARGH!! Kenapa Kangmi harus perempuan? Kenapa dia bisa jadi secantik itu? kenapa jantungku berdebar-debar? Ini berbeda dari detak jantungku saat bertemu dengan yeoja cantik lainnya.. apa mungkin..?
.
“ah! Sebentar.. berarti aku normal dong.. dulu aku menyukai sosok Kangmi entah tiba-tiba.. apa itu karena, aku tertarik pada aura magnet wanitanya? Iya kah?” aku bergumam-gumam sendiri.
.
“tentu saja! Berarti aku normal dan masih bisa menyukai wanita! Aku bisa mendapat yeojachingu!”
.
“tapi tunggu.. dia terlalu cantik.. apa aku bisa tahan berada didekatnya?” Berada di dekat yeoja dengan tampang rata-rata saja aku sudah mau berteriak.. apalagi dengannya. Aku sudah malu setengah mati saat berteriak di Kona tadi.. itu teriakan terkencangku selama hidupku.. bahkan saat menonton konser aku tidak bisa berteriak seperti itu.. ini gawat. Bisa-bisa aku mati kalau dekat dengannya. Jantungku berdegup kencang karena dua hal. Dan aku benar-benar akan mati karenanya.
.
Tuhan, tolong aku..

——

“HAH!!” aku terbangun dengan keringat yang sangat banyak. “aigo.. apa itu mimpi ya..”

“ya, tidak usah teriak-teriak segala” Hae sudah mandi lagi. Selalu seperti itu kok, berarti kemarin mimpi.. ne, mimpi saja. “ayo sarapan, sudah dibuatkan”

“dibuatkan?”

“ne, tadi malam kau bilang terserah, ya jadi terserah aku dong.. hahahah”

“apa sih?” aku akhirnya mengikuti Hae keluar dari kamar.

“pagi Hyukkie-yah!”

“MWO ?!” seketika seluruh badanku.. bulu kudukku.. berdiri. Aku ingin berteriak sekencang mungkin. Kalau bisa sampai satu gedung bangun dan melihat ada yeoja di dalam dormku dan Hae lalu mengusirnya lalu—lalu—

“hssshhhhttt.. jangan mulai teriak” Hae menutup mulutku dengan sukses.

“hmphng!” aku menepuk-nepuk tangannya sebisaku.

“jangan teriak, kau ini berisik”

“kau ingin membunuhku ha??” aku mencoba melepaskan tangannya sebisaku.

“tidak apa, kan kasihan dia tidak punya tempat tinggal di Seoul”

“tanganmu! Aku bisa mati kehabisan nafas sebelum mati karena didekati yeoja itu!!”

“ah, mian”

“babo” aku akhirnya berjalan gontai menuju sofa dan menarik nafas dalam-dalam. Hae babo kenapa yeoja itu diperbolehkan tinggal disini. Lagipula dia tidur dimana hah?? Jangan bilang.. dia tidur di kasur Hae.. pantas rasanya merinding terus tengah malam? Apa benar?

“ah ya, tadi malam selimutmu kupinjam untuk Kangmi.. hahahah” saut Hae dari dapur.

“JADI KARENA ITU AKU MERINDING KEDINGINAN??!” sial orang satu ini.

“sudah kalian berdua.. ayo sarapan-sarapan”

“baunya enak” aku bangun dari sofa dan berjalan menuju dapur. Hae dan Kangmi tertawa bersama. Entah kenapa aku sedikit sebal melihatnya.

“Kangmi duduk disini saja, nanti Hyuk teriak-teriak kalo deket kamu” Hae menarik kursi meja makan untuk dekat dengan tempat yang ia biasa duduki.

“tapi.. aku mau disana..”

“turuti saja” aku duduk dan menunggu makananku. Mana? Ayo berikan padaku.

“huh, aku kesini untuk mengunjungimu, bukan dia” dia menarik kembali kursinya dan memposisikannya di tengah.

“kau membuat apa?” aku tidak mau melihat wajahnya yang cantik tiada tandingannya itu. Jangan sampai aku teriak dan gatal seluruh tubuh lagi. Hng.. Lama-lama ini bukan phobia, tapi jadi alergi ya.. Aish.

“Sandwich! Karena ada keju dan smoke beef, aku buat sandwich ini.. persis seperti yang sering aku buat untukmu dulu, kan!” ah, sandwich Kangmi..? aku suka sandwich buatannya. Apa rasanya sama dengan buatan Kangmi dulu?

“enak..” aku bergumam disela kunyahan mulutku yang sangat pelan. Kejunya masih lembut.. ini lebih hebat dari Kangmi kecil. Tapi ada sebuah rasa yang sama..

“bagaimana?”

“enak!” teriak Hae, membuatku hampir tersedak.

“aku tanya Hyukkie, bukan kamu” jawab Kangmi sinis. Hahahahah. Entah kenapa aku sedikit menang dari Hae sekarang!

“ne, tapi enak kok..”

“benarkah? Benarkan? Apa beda dari yang dulu?” wajahnya sangat bersinar. Aigo. Aku bisa merasakan bulu kudukku berdiri.

“ng.. lebih enak.. sih..”

“ne~ terima kasih~” wajahnya merah dan dia sekarang menutupinya. Apa? dia menyukaiku?

“ng… aku makan dikamar ya” aku mulai menggaruk tubuhku sendiri. Rasanya gatal dimana-mana. Sumpah. Ini seperti alergi.

“mwo? Wae?”

“mian” aku membawa piringku yang masih berisi dua sandwich dan berlari masuk ke dalam kamar. Kurasa Hae senang-senang saja kutinggal berdua dengan Kangmi. Itu menyebalkan, tapi mau bagaimana lagi, badanku gatal dan panas sekali!

“haish haish ! wajahku panas!” aku melihat kearah cermin dan terlihatlah.. WAJAHKU MEMERAH ?!

“ya Hyuk, habis makan cepat mandi, kita harus latihan juga hari ini. Jangan tidur lagi!” Hae mengejutkanku. Hampir saja aku menjatuhkan piringku.

“ya! Ketuklah dulu!”

“kenapa harus diketuk? Ini juga kamarku!”

“aish! Terserahlah!”

“kenapa wajahmu? Merah sekali? Kau sakit?”

“tidak, sudah keluar sama Kangmi sana”

“ah ya! Kau benar. Kangmi~” dia menutup pintu dan bisa kutahu, pasti wajahnya sangat.. ya begitulah. Dia teman terbabo yang pernah kutemui.

“ish, untuk apa wajahku merah segala? Apa phobia ini sudah jadi alergi beneran?” aku menepuk-nepuk pipiku dan memakan sandwich buatan Kangmi lagi.

“ng.. enak”

-ccc-

“YAHAHA! OKE! Dance kita memang paling bagus..” tawa Hae disela istirahat latihan kami.

“ne ne.. aku capek nih kita sudah dari jam 10 di sini.. sampai jam 4 sore.. aku mau tidur”

“JAM 4?!” teriaknya sekarang. kenapa temanku satu ini tidak bisa santai sedikit.

“ne, biasa saja juga tidak apa” aku mengusap telingaku karena dia berteriak tepat di telinga kiriku. Tentu saja sekarang kami sedang berbaring karena kelelahan. Entah kenapa dia sangat bersemangat hari ini. Mungkin karena ada Kangmi di dorm. Bagaimana kalau Manager hyung mengetahuinya? Kangmi mungkin akan di suruh pergi. Aish. Bukankah itu lebih kasihan lagi? Hae babo.

“aku baru ingat ada pertemuan rahasia!”

“pertemuan rahasia.. bilang saja kencan”

“hssstt.. jangan sampai yang lain dengar”

“lalu? Sana pergi”

“kau mengusirku? Kau selalu jahat padaku.. kau tahukan kita tidak boleh berpacaran”

“ne.. ne.. mulai lagi. Dasar maniak wanita”

“tapi aku beruntung mempunyai teman sepertimu”

“iya aku tau, karena phobiaku kau jadi bisa mendekati yeoja-yeoja cantik, kan”

“TEPAT SEKALI”

JDUG

“kau ini teman babo yang menyebalkan” aku menjitak kepalanya. Wajahnya sangat menyebalkan saat berteriak tadi. Dia berteriak dengan senyum lebar tiga jari diatas penderitaan temannya. Cih.

“uh, Hyuk aku bercanda”

“aku juga bercanda” aku mengusap-usapnya kepalanya. Seperti mengusap-usap anjing. Ah, anjing memang lucu.

“jangan beritahu Manager hyung ya”

“ne, sana pergi”

“ne kau pulang juga, kasihan Kangmi sendirian di dorm”

“aku disini saja, kalau kau sudah mau pulang, beritahu aku. Aku tidak mau berdua di dorm dengannya”

“ya! Kau ini sudah sangat beruntung mendapatkan yeoja cantik seperti Kangmi!”

“tapi aku merasa tidak beruntung karena dia sangat cantik”

“haah.. temanku sangat babo” dia menggelengkan kepalanya.

“kau juga babo”

“haish, sudahlah.. pulang sana. Pokoknya pulang”

“tidak”

“kau tahukan, kalau sore menjelang malam disini ada sesuatunya? Makanya kita tidak pernah sampai jam 5 sore”

“ya! Wae kau mengingatkan hal yang sudah kucoba lupakan itu!”

“hati-hati Hyukkie.. kau akan—“

“baik-baik! Aku pulang!” aku segera berdiri dan meninggalkan Hae yang berdiri di tengah ruangan latihan yang dikelilingi kaca itu.

“HYUKKIE JANGAN TINGGALKAN AKU!” dia berlari dengan kencang karena bisa kudengar suara langkah kakinya yang seperti raksasa itu.

“BABO!” dia sendiri takut malah menakut-nakuti. Babo. Super babo.

Aku akhirnya pulang dengan berjalan kaki. Sial Hae. Dia tidak mau mengantarku pulang dulu baru pergi ke kencan terselubungnya itu. cih. Kalau begini aku harus melewati banyak yeoja, kan. Apa dia ingin aku berteriak-teriak seperti orang gila di tengah jalan. Huh. Ini menyusahkan. Semoga saja tidak ada fans yang mengenaliku dengan perlengkapan mata-mata sempurna ini. Hoodie, jaket, dan kacamata coklat, bukan hitam gelap ini. Sekarang aku tinggal melewati rintangan yeoja ini tanpa harus menyentuh mereka. Oke, hwaiting!

Tapi belum lama aku berjalan, sudah ada saja yeoja yang menghentikan langkahku. Dia berdiri tepat didepanku. Minggir yeoja!

“Lee Hyukjae?” tanya yeoja ini pelan.

“ng.. ne” ah, di—dia..

“Hyukkie sayang!!”

“u—umma..”

“ya ampun, sudah lama sekali nak..”

“ne, sudah lama.. sejak aku masih berumur 5 tahun” tatapku sinis pada yeoja berparas cantik dan memakai baju yang sangat fashionista yang dahulu kupanggil umma ini.

“kau sudah terkenal sekali sekarang.. umma bangga padamu”

“ne ne.. kau hanya bangga karena aku berpenghasilan”

“apa maksudmu? Umma benar-benar bangga mempunyai anak sepertimu”

“lantas kenapa kau meninggalkanku? Karena Appa bangkrut dan kesulitan uang?”

“bukan begitu nak.. umma hanya—“

“apa kau tau umma? Karena dirimu, aku menjalani hari-hariku dengan penyakit yang tidak bisa dibilang gampang bagi seorang namja”

“kau sakit apa? Appamu tidak merawatmu dengan benar? dia tidak mempunyai uang sampai kau terkena penyakit serius??”

“untuk apa kau tahu? Kau sekarang bukan ummaku lagi. Kau sudah bercerai dengannya. Aku tidak punya umma. Ummaku telah tiada”

“tapi—“

“hah.. kenapa aku malah memanggilmu umma.. ah sudahlah.. untuk apa membicarakan hal ini” aku akhirnya berjalan menjauhinya.

“tunggu!” dia menarik lenganku. Seketika bulu kudukku berdiri.

“Lepaskan. Wanita cantik itu menyusahkan. Mereka hanya penggoda yang menipu mata namja” ucapku ketus dengan tatapan tepat dimatanya.

“Hyuk.. maafkan umma”

“minta maaflah pada Appa” aku melepas cengkramannya dan berjalan cepat. Menghilang darinya.

Tidak terasa sudah malam saja. Aku terlalu lama berhenti di café untuk menenangkan diri. Kenapa minggu ini begitu menyusahkan. Bertemu dengan teman kecilku yang ternyata seorang yeoja yang benar-benar cantik tiada tanding. Sekarang malah bertemu dengan yeoja yang benar-benar kubenci karena perbuatannya pada Appaku. Aarrgh.. ini menyebalkan. Semoga Hae sudah pulang. aku tidak ingin berdua dengan Kangmi saja di dorm.

“aku pulang..” aku mengintip ruang tengah seraya melepaskan sepatuku. Sepi? Apa Hae belum pulang?

“halo..?” aku berjalan dengan pelan. Apa mungkin Kangmi sedang pergi keluar? Ah, itu malah bagus sih.

“mmmngh.. Hyukkie..?” aigo. Dia tertidur di sofa! Dia.. dia.. benar-benar manis. Oh tidak.

“n—ne..”

“akhirnya pulang juga” dia meregangkan tubuhnya seperti kucing. Aigo. Apa ini. Kenapa jantungku berdebar-debar. Aku bahkan tidak melihat wajahnya. “ng? jam berapa ini?”

“jam.. setengah delapan” aku mengecek iphoneku dan melihat ada beberapa sms dari Hae.

“Hyuk! Aku pulang malam, jadi.. aku tidak jadi membawa makanan untukmu. Masak sendiri saja ya! kkk :p” –Donghae

“Hyuk, jangan jahat-jahat pada Kangmi. Kau kan temannya, setidaknya berbicaralah dengannya! Mungkin kau bisa menghilangkan phobiamu sedikit demi sedikit bila bersamanya :\ dan menjadikannya yeojachingu juga kkkkk” –Donghae

“ah iya! Selamat berdua dengan Kangmi! Hati-hati dengan Manager hyung! Kkkkk” –Donghae

Oke, isi sms-nya benar-benar tidak penting. Dan dia tidak jadi membelikan makan malam untukku. Cih. Sekarang aku harus makan apa.

“ah iya, aku membuat makan malam.. aku sudah makan sih.. habis kalian lama sekali..”

“ah.. ne.. terima kasih..” baiklah, mungkin dia ada gunanya juga di dorm ini.. hng. Mungkin aku harus mencoba yang dikatakan Hae.

“ne..” lalu keheningan terjadi. Entah kenapa dia menjadi lebih diam dari saat kemarin kita bertemu lagi. Dia jadi lebih bersikap seperti yeoja pada umumnya. Tenang, dan lebih.. lembut?

“hei, bersikaplah seperti biasa saja.. kita kan teman” ng.. rasanya ada yang salah dari ucapanku. Entah kenapa wajahnya lebih sendu, dan entah kenapa dadaku lebih sakit lagi. Mungkin ini karena aku melihat wajahnya? Oke, aku merasakan gatal dan panas lagi. Sial.

“hahahah.. kau benar, yasudah, sana mandi. Kau bau” dia menjulurkan lidahnya dan menyalakan tv. Ng.. sedikit canggung.

Baiklah, sebaiknya aku di dalam kamar saja, daripada semua bulu kudukku berdiri karena melihat wajah cantiknya.

“aish, badanku panas lagi.. apa aku terkena penyakit tak terdeteksi? Wajahku merah semua. Jantungku berdebar tiada henti. Ini pasti bukan karena phobiaku. Ini pasti penyakit terbaru!! Bagaimana ini?? Karirku??” aku hampir berteriak sendiri saat melihat wajah merahku di cermin. Ini baru pertama kali kurasakan. Pertama kali!

KRRR

“aish. Perut diamlah” aku menepuk perutku dan berjalan memasuki kamar mandi. “apa yang dia buat, ya?” gumamku pelan.

“hey, Kangmi.. apa yang kau buat?“ aku berjalan kearahnya yang duduk dilantai sambil memeluk kakinya itu. “Kangmi?” ah, dia tertidur? Apa yang seharian dia lakukan sih? Sampai tertidur selelap itu?

“sebagai namja yang gentle dan keren.. sebaiknya aku memberinya selimut..” aku mengambil selimutku dikamar, dan mengenakannya pada Kangmi secara pelan dan lembut. Aku tidak mau membangunkannya. Nanti kami malah bertatapan.

“hmm… makan” aku berjalan kearah dapur dan melihat dapur dorm ku dan hae yang bersih. Ya tuhan, sudah berapa bulan tidak sebersih ini. Hiks. Mengharukan. Terima kasih Kangmi-yah. Dimana dia taruh makan malam itu? “ah, ini dia.. wew kelihatannya enak..”

Aku membawa sepiring makanan itu untuk kumakan sambil menonton tv. Entah kenapa makanannya hanya ada satu piring saja.. antara dia memang tau Hae pergi sampai malam, atau dia tidak membuatkan untuk Hae. Hahahahah! Aku merasa menang dari Hae!

“BWAHAHAHAH!! Uhuk!” saking lucunya acara di tv itu aku sampai tersedak. Ah, apa aku membangunkannya juga?

“ng.. Hyukkie..” mwo? Dia mengigaukan namaku? A—apa? apa dia menyukaiku? Aduh! Kenapa jadi panas begini?? Haish. Phobiaku kumat lagi ne? wajah tidurnya sangat manis. Uhk!

“uhuk.. baiklah.. lanjutkan menonton tv..” aku berusaha memfokuskan diri kembali menonton tv. Tapi tidak bisa. Aku selalu mencoba melirik kearah wajah manisnya yang tertidur itu. Dia.. cantik.. dan aku.. entah kenapa.. aku.. aku menyukainya.. tidak seperti saat melihat yeoja cantik lainnya.

“Kapan Hae pulang sih.. lama-lama aku bisa gila kalau seperti ini terus..” aku membuka kotak smsku dan..

PRAK

d—d—dia.. apa yang dia lakukan!! k—kenapa kenapa.. kenapa.. kenapa dia harus bersandar di pundakku!! Aigo yaa!! Biarkan aku meledaaak!!

“K—Kangmi.. ba—bangun..” aku mengetuk kepalanya pelan. Ah, rambutnya sangat halus.. aigo. Hilangkan pikiran itu.

“tuhan, tolong aku.. plis.. plis..” aku mengambil iphoneku yang tidak sengaja kujatuhkan.. yang sekarang casing pengamannya retak. Ish. Apa aku selebay itu mejatuhkannya sampai retak seperti ini.

TING TONG

“AH! Tuhan memang baik!” aku spontan berdiri dan menutup telingaku karena suara ‘BRAK’ yang cukup keras.

“adu-du-duh.. sakit..”

“sebentar Hae!” aku berjalan dengan cepat sebelum dia mengomel padaku karena sakit kepalanya.

“ya! Akhirnya kau pulang Ha—Ma—MANAGER HYUNG?!” aku mundur beribu langkah, tidak itu berlebihan, maksudku aku mundur sampai menabrak dinding di belakangku.

“kenapa? Ada yang salah?”

“ti—tidak..” bagaimana ini? Bagaimana ini? Kangmi ada di dalam. Dan Manager hyung ada di depanku. Aaa! Hae kau sialaaan!

“Hae sudah pulang, Hyuk?” YA!! KENAPA YEOJA INI MALAH KEMARI??!

“AH” aku hanya bisa terdiam melihat mereka berdua bertatapan. Matilah aku. Ketahuan membawa yeoja tinggal di dorm sama dengan sebuah pembunuhan. Aku mati. Tamat sudah hidup dan karirku. Tuhan, setidaknya tolong beri aku kehidupan yang jauh dari orang aneh seperti Hae.

“Kangmi?” eh?

“Sepupu Jinri?” mwo? Bagaimana Kangmi tau nama Manager hyung?

“sepupu Kangmi! Sudah lama tidak berjumpa!” dan mereka berpelukan di depan mataku.

“ada apa ini?” tanyaku polos. Aku polos. Hahah.. polos.. mungkin aku sedikit cocok dipanggil polos.. ya, back to reality hyuk!

“maksudmu dengan ‘ada apa’? aku ingin bertanya dulu kenapa dia ada disini?” tanya Manager hyung balik.

“ah.. aku datang ke Seoul untuk bertemu teman kecilku.. dan.. karena aku tidak tahu mau tinggal dimana di Seoul.. jadi aku minta tolong teman kecilku yang sering kuceritakan itu oppa, ya Hyukkie ini!”

“ah! Untunglah.. jadi Hyuk teman kecilmu itu dia? Baguslah.. baguslah.. tadi pagi aku mendapat telpon dari komo.. katanya kau ada di Seoul.. aku hendak meminta tolong Hae dan Hyuk ikut mencari.. ternyata kau malah disini!” tawanya. Tawa mereka berdua sekarang.

“a.. seseorang tolong jelaskan dengan baik dan benar padaku.. kumohon?” aku menggaruk kepalaku karena semua ini benar-benar membingungkan.

“kau mirip monyet” ish. Yeoja ini!

“ayo kita masuk dulu saja” Manager hyung, yang bernama asli Heo Jinri ini merangkul Kangmi menuju ruang tengah dan aku hanya bisa mengedipkan mataku tidak percaya.

Aku tau Manager hyung orangnya sangat santai, tapi bisa menakutkan juga di suatu waktu. Dia sangat strict dengan semua jadwalku dan Hae. Dan melarang kami berdua berpacaran, dan tentu saja.. membawa yeoja ke dorm! Tapi dia.. dia.. dia merangkul yeoja yang aku dengar tadi adalah sepupunya itu, masuk dengan sangat santai tanpa beban! Ya! Apa kau tahu jantungku sudah mau copot mengetahui kau datang!! Aku takut kau memarahiku habis-habisan tapi sekarang kau malah tertawa bersamanya! Malah sekarang dia menyuruhku membuat teh untuk mereka berdua! Cih. Hidupku kenapa harus begini.

“ini tehnya” aku menaruhnya di meja makan. Ambil saja sendiri huh.

“terima kasih Hyuk” seru Manager hyung tanpa melihatku. Mereka sedang asyik bercerita. Huh. Entah kenapa rasanya sebal sekali melihatnya. Apa sepupu bisa terikat cinta? Aigo. Apa yang kupikirkan. Tapi mereka terlihat benar-benar dekat. Aku iri. Aku juga ingin dekat dengan yeoja. Hufh.

“Hyukkie!”

“ne?” aku menoleh kearah mereka berdua. Kangmi mengangkat selimut yang tadi kupakaikan.

“apa ini kau yang memakaikannya?”

“ng.. ne..”

“gomawoo!” dia memeluk selimut itu dengan wajah yang sangat senang. Uhk. Wajahnya manis. Sial. Dia cantik. Dan bulu kudukku berdiri kembali.

“sebentar! Dia tidur dimana?” tatap Manager hyung tajam padaku.

“di sofa” jawab Kangmi santai.

“hah? Kenapa yeoja tidur di sofa?? Hyuk, kau ini namja tapi membiarkan seorang yeoja tidur di sofa! Namja macam apa kau!”

“bukan akuuuuu.. aku baru tau dia menginap disini tadi pagi! Hae tuh, salahin Hae!”

“harusnya kau bilang, aku tunjukkan kamar untukmu Kangmi.. ayo ikut” Manager hyung berdiri dan berjalan kearah kamar yang berada di pojok. Kamar yang bisa disebut.. adalah.. gudang.

“tapi hyung! Itukan gudang!”

“ha? Siapa bilang?”

“Ha.. Hae?”

“kau ini, mau saja dibohongi Hae..” dia membuka kamar itu dari kunci cadangannya. Aku akhirnya ikut melihat isi dari kamar itu. kata Hae ini gudang, pasti berantakan sekali.

“a—ada kasurnya!!”

“ya! Tentu saja.. ini kamar Hae.. sebelum akhirnya dia tidur satu kamar denganmu”

“ta—tapi.. Hae merengek tidak dapat kamar tidur waktu pertama pindah disini!”

“itu karena dia tidak mau tidur sendiri.. nah Kangmi, ini kamar untukmu”

“hissss.. dasar dia” aku mengacak-acak rambutku. Kurang ajar. Dia membohongiku. Padahal seharusnya aku bisa tidur dengan tenang tiap malam kalau dia punya kamar sendiri!

“terima kasih Jinri oppa!”

“ne, sama-sama.. oh iya, mana Hae?”

“Hae.. dia belum pulang” aku mengalihkan pandanganku.

“kemana?” tanyanya tajam.

“ng.. tidak tahu”

“ANNYEONG!!” Hae tiba-tiba berlari masuk dan berlari kearahku sepenuh jiwa.

JDUG!

“aaaa!! Kenapa kau menjitakku!” rengeknya. Kurasa dia sedikit mabuk. Tapi kelakuannya selalu seperti ini sih.

“katanya tempat itu gudang, tapi ternyata itu kamarmu!”

“jadi.. kau tidak mau tidur sekamar denganku..?”

“haaah.. yasudahlah baiklah..” dia ini, sebenarnya anjing atau manusia sih. “hentikan tatapan itu”

“hehe.. ah! Manager hyuung~! Halo~”

“kau darimana?”

“aku? Pergi bersama teman-temanku ke karaoke!”

“begitu?”

“ne hyung~ aku masuk ke kamar duluan~ ah.. Hai Kangmi!” dia melambai-lambaikan tangannya dan berjalan santai masuk ke dalam kamar. … apa dia tidak kaget tentang `Manager hyung dan Kangmi` yang terlihat akrab, dan bahkan Manager hyung memberinya tempat untuk tidur? Ish. Mungkin karena saking babonya, dia sampai tidak sadar. Babo, super babo.

“yasudahlah.. sudah malam, aku mau tidur” aku akhirnya berjalan menuju kamarku.

“Hyukkie! Selimutmu!”

“hm? Pakai saja..”

“boleh? Goomawo yo~”

“a.. ne..” bukankah dia sudah tahu kalau aku mempunyai phobia terhadap wanita cantik, tapi kenapa dia selalu saja menunjukkan wajah cantiknya dengan hiasan senyum yang manis itu padaku? Apa dia sebenarnya datang kesini mau membunuhku? Haah.. dadaku mulai berdebar tidak karuan lagi. Ini sudah kesekian kalinya dia bisa melakukan ini padaku. Apa yang salah dengan yeoja satu ini?

“kalau begitu aku tidur duluan.. jumuseyo..”

KLAP..

GUBRAK GEDUBRAK JDUAG

“HAE!!” baru saja pintu ini kututup Hae sudah menerjangku dengan seluruh tenaganya sampai aku terjatuh menabrak lemari. Aish! Sakit!

“Hyukkie-yah! Ke—kenapa ada Manager hyung disini! Apa tadi dia memarahimu karena ada Kangmi? Apa kau memberitahukannya aku yang membiarkannya menginap? Kenapa mereka terlihat akrab? Apa yang terjadi? Kenapa dia tidak memarahiku juga? Hyukkie-yah! Jawab!”

“ya, kukira kau sudah tahu makanya tidak panik..”

“aku baru sadar saat masuk kamar!! Kenapa bisa ada Manager hyung di dorm saat Kangmi disini!!”

“ya ya.. tenanglah”

“bagaimana ini Hyuk! Hancur sudah karir kita! Kita ketahuan membiarkan yeoja menginap di dorm kita, nanti dia mengetahui kalau aku menjalani kencan rahasia juga gimana? Kita tamat Hyuk! Tamat!”

“Hae..”

“aaahh!! Aku masih ingin menyanyi dan menari bersamamu! Kalau kita dipecat karena melanggar kontrak perusahaan dan janji pada Manager hyung, kau mau kan tetap berkarir bersamaku? Ya Hyuk? Yaaaa??”

JDUG!!

“uwaaa… kenapa kau menjitakkuu.. kau tidak mau menyanyi dan menari bersamaku lagii”

“HAE!” aku menepuk kedua pipinya yang menghasilkan sebuah pout di bibirnya. “diamlah!”

“hiks.. Hyukkiee..”

“mereka itu sepupu-an”

“eh? Apa?”

“mereka saudara.. sepupu..”

“benarkah?” tiba-tiba matanya memancarkan sebuah sinar.. bukan, maksudku, kelegaan dan bahagia.

“ne.. mereka sepupu..”

“lalu? Tidak apa gitu dia menginap disini?”

“ne, begitulah.. sudahlah, aku mau tidur..”

“hore! Kangmi akan tinggal disini~!” aku terdiam sebentar. Aku tahu nada bicaranya itu. Dia ingin menjadikan Kangmi yeojachingunya.

“ne, kau tahu.. kurasa aku sakit..”

“kau sakit? Kau memang sakit, kan? Phobia wanita cantik.. hahahahah”

“bukan itu!! maksudku, entah kenapa, wajahku sering merah dan panas, lalu jantungku berdebar tidak karuan.. bulu kudukku berdiri sih.. tapi rasanya gatal saat..”

“saat?”

“saat melihat senyuman Kangmi.. dan saat menatap wajahnya.. tapi aku tidak merasa bahwa semuanya karena phobiaku.. biasanya aku akan teriak, yah, menahan teriakanku.. tapi ini tidak.. aku hanya ingin diam dan memperhatikan wajahnya..”

“oh.. kemajuan..”

“dan lagi.. rasanya sebal sekali.. maaf.. tapi saat melihatmu bercanda dengan bebas bersamanya.. dan saat Manager hyung merangkul dan bercerita dengan wajah gembira bersama.. rasanya aku sebal.. rasanya aku ingin seperti itu juga.. padahal aku tidak pernah seperti itu kan kalau kau bersama yeoja lain!”

“ah.. hehehe.. aku tahu itu.. lanjutkan”

“jadi.. apa aku terserang penyakit yang absurd?”

“HAHAHAHAHAHAH!!”

“ya! Jangan tertawa!!”

“apa kau mau tahu apa nama penyakit itu?”

“a—kau tahu?”

“ne..”

“apa?”

“penyakit itu bernama.. cinta”

“ci—ci—apa??”

“hihihi~ Hyukkie~ akhirnya kau merasakannya~” dia beranjak dari tempatnya duduk dilantai bersamaku.

“y—ya! Tidak mungkin!”

“ah.. Hyukkie sahabatku merasakan cinta.. kekeke..” dia masuk ke kamar mandi. “ini pasti menyenangkan~!”

“Ha—hae!”

Ish. Apa benar? mana mungkin aku menyukainya kan? Bisa-bisa aku mati saat didekatnya. Tapi.. kalau dengan begini.. setidaknya.. aku bisa mendapat yeojachingu dan menjadi namja normal.. dan bisa menyembuhkan phobia ini.. mungkin memang.. aku menyukainya.. ah.. ini membingungkan.. aku tidak pernah tahu rasanya mencintai seperti yang Hae bilang.. huuh..

Tuhan, tolong aku..

—end of part 2

thanks for reading .. please leave some comment ^^)/

<< PART 1 | PART 3 >>

Advertisements

24 Comments

Leave a Comment
  1. lia960102elf / Jul 4 2012 7:22 pm

    Eunhyuk terkena phobia cinta? Virus cinta? Wakakak

    Eonni ayo lanjut! Lanjut! FFnya makin seru aja nih ^^

    FIGHTING!!!!!^^

    • hachidarksky / Jul 4 2012 11:02 pm

      ne saeng 🙂
      kamsa! ^^)/

      • lia960102elf / Jul 5 2012 6:05 pm

        Cheonman eonni ^^
        Lanjutannya lusa yaaa #PLAK

      • hachidarksky / Jul 5 2012 6:50 pm

        lanjutannya taun depan kkk
        diusahakan cepet XD

  2. elfcloud3424 / Jul 4 2012 7:54 pm

    kkk~ absurd ne???
    monyet (?) itu udh mulai jatuh cintrong ama kangmi… wkwkw
    hae… kenapa aku merasa kau seperti dongsaeng hyuk ya -______-
    perasaan doang kayaknya.. #plaaak

    lanjut KyuRin 😀
    H_O_T nya (?) mana???? wkwkwkw…
    HWAITING 😀

    • hachidarksky / Jul 4 2012 11:03 pm

      iya absurd kan? XDD /plak

      kalo g jatuh cintrong, ntar g slesai2.. :> /ditabokhyuk

      hae kan emng dongsaengnya hyuk XDDDDD

      H_O_T nya tidak ada.. ntar Hyuk mati gimana?
      kkkk XD

      ok unnie, hwaiting for you too! :33

      • elfcloud3424 / Jul 4 2012 11:07 pm

        emang ada ceritanya ya hyuk the king of yadong mati -____-
        gk ada H_O_T ada C_O_L_D aja deh. wkwkw *ngaco*

      • hachidarksky / Jul 4 2012 11:41 pm

        iyaaa bisa aja kan..
        mati2 gara2 phobia XD /dibunuhjewels/

        aku belum se ahli unni :> :>
        ajari aku XD

      • elfcloud3424 / Jul 5 2012 9:14 am

        kkk~
        apanya yg ahli -___-
        kalo mau belajar -this and that-
        langsung ke specialist NC.. wkwkwkw…
        lagipula km lebih H_O_T #Plaaak# kalo masalah
        L_E_H_E_R hahaha

      • hachidarksky / Jul 5 2012 11:26 am

        kkkk specialist nc :>
        kan unni juga specialist nc :>> /plak

        tapi aku tidak menemukan hal keren dari leher hyuk
        jdi tdk bisa XDDD /plakplak

        kkkk~~
        kalo kyu sih ufufu <–mulai XD

      • elfcloud3424 / Jul 5 2012 12:34 pm

        kkk~ bener..
        leher kyu juga menggoda unni #jdaaaarr..
        hyuk lehernya gk sexeh!! -____-

      • hachidarksky / Jul 5 2012 12:35 pm

        TIDAKS D:
        jangan ambil leher kyu gueh..
        it’s mine :9

        ne! -__-
        gak sama sekali -,-

      • elfcloud3424 / Jul 5 2012 12:36 pm

        -_____- just one day 😀
        Setelah itu balik lagi ke body yeye #plaak

        kenapa jadi yadong begini -____-

      • hachidarksky / Jul 5 2012 12:37 pm

        nay :>
        tetep gaboleh :>
        sudah sm yeye aja :>

        ya.. siapa yang mulai XD *tunjuk unni*

      • elfcloud3424 / Jul 5 2012 12:39 pm

        bukan *angkat tangan*
        km tuh mulai duluan u_u..
        unni cuma ngikutin sikon aja #eh

      • hachidarksky / Jul 5 2012 12:45 pm

        tuhkan angkat tangan.. berarti yg mulai unni..
        akui saja..
        unni kan master nc juga.. :> /plak

      • elfcloud3424 / Jul 5 2012 12:46 pm

        sama kayak km deh u_u

        KyuRin cantik..
        heheh..
        minta tolong dong 😀

      • hachidarksky / Jul 5 2012 12:49 pm

        :>>

        ne minta tolong apa? :>

  3. lovelyminbi / Jul 5 2012 2:15 pm

    harusnya ahjumma jangan komo -,- kalo komo terkesan dia masih sayang, kalo ahjumma kan keliatan kalo benci sama ummanya itu..

    hae goblok caaak.. kudu melu ngaplok.. hahaha..
    hyuk goblok pisan.. sok polos banget… bayangin hyuk kayak gitu pengen geplak pake leptop.. hahaha

    • hachidarksky / Jul 5 2012 3:03 pm

      ntar ane ganti XD
      tapi kalo dia mashi sayang gimana :> /plak XD

      ayo kaplok hae bareng2~
      OKE AYO GAPLOK HYUK BARENG2 XDD /ditabokjewels

      • lovelyminbi / Jul 5 2012 4:49 pm

        tapi mending pake ahjumma biar keliatan jlebnya

        GAPLOK EUNHAAEEE !! WOOHOOO !! XDDD

      • hachidarksky / Jul 5 2012 6:52 pm

        sudah kuganti ga pake komo2an.. XD
        gak pake ahjumma2an.. XD
        cuma “aish, kenapa aku memanggilmu umma, sudahlah , untuk apa membicarakan ini” kkk XDD

        GAPLOKPELUKPELUKXDD

      • lovelyminbi / Jul 5 2012 11:24 pm

        iiiiiishhhh… aku juga mau pelukpeluk XDD

      • hachidarksky / Jul 6 2012 6:52 am

        kkk~
        ayoh peluk2 yoh~ XDD *diliatinkyu* :> *siaptampar* /plak XD

Leave some Advice :3

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: