Skip to content
July 7, 2012 / hachidarksky

This Fluffy Thing Called Love ? (PART 1) | [ Cho Kyuhyun and Park Ririn Fanfiction ]

author : hachidarksky

genre : parted, romance, fanfiction, fantasy

language : Indonesian

main cast : Cho Kyuhyun, Park Ririn (@hachidarksky)

other cast : Lee Donghae

part : This Fluffy Thing Called Love ? (PART 1) | This Fluffy Thing Called Love ? (PART 2-final)

notes from author : hehe.. just a super absurd fantasy that I really want to make.. a shapeshifter.. it’s kinda cool y’kno :p

short info before started :

Tyto tenebricosa

.

.

ok let’s get started !!

“haah.. haah..”

“hei! Jangan lari!!”

“sial”

“kembali!”

“uh, tidak ada pilihan lain.. ini akan menguras tenaga, tapi.. apa boleh buat”

-ccc-

“terima kasih! Datang kembali!” seru seorang yeoja dibalik meja kasir lantang pada pelanggannya yang terakhir.

“Ririn-ah, hari ini kerja bagus seperti biasa, kau boleh langsung pulang” ucap seorang namja pada yeoja itu sambil mengacak-acak rambutnya.

“terima kasih bos, kalau begitu saya pulang duluan! Terima kasih semuanya!”

“ne, hati-hati di jalan, Ririn-ah” saut seluruh karyawan yang sedang membersihkan sebuah café kecil di Oksu-dong itu.

“ne, sampai jumpa besok!” yeoja bernama Ririn itu melepas apron yang dipakainya dan menggantungkannya diantara apron-apron temannya dan langsung berlari pulang setelah mengambil tasnya.

“ah! Aku harus mengejar kereta! Kereta!” Ririn berlari ke arah stasiun karena ini sudah cukup malam baginya. Walau sebenarnya matahari senja masih sedikit menampakkan diri, tapi baginya, kegelapan itu menakutkan. Maka dari itu, dia tidak ingin pulang larut malam.

Park Ririn, adalah nama lengkapnya. Seorang yeoja yang masih duduk dibangku kuliah semester terakhir jurusan Animation Art. Tidak terlalu tinggi dibandingkan semua yeoja, termasuk mungil. Rambutnya hitam legam dan bergelombang. Kecintaannya terhadap binatang, apalagi kucing mengalahkan semua namja yang ingin menjadi pacarnya. Yah, dia juga memiliki wajah yang masih seperti anak kelas satu SMA dan sangat manis. Wajah yang polos bagi seseorang yang sudah memasuki umur 20 nya.

Keluarganya tidak ada yang tinggal bersamanya di Seoul, mereka berasal dari Daegu. Ririn sendirian di Seoul yang sangat sibuk ini. Dan dia tinggal di salah satu apartemen di tempat yang sibuk juga, Sinsa. Setiap pagi pergi kuliah di Kyunghee, sore bekerja part-time di Oksu, dan menajalani kehidupan malam yang santai di apartemennya di Sinsa. View yang bagus dari lantai yang tinggi. Dia bisa melihat Hakdong Park dari jendela kamarnya.

“ah.. akhirnya sampai di Sinsa.. pulang! hm, mampir ke Hakdong Park boleh kan ya? Hehe” Ririn melangkah riang menuju Hakdong Park. Dia menyapa dan disapa oleh banyak ahjumma, tentu saja, Ririn sangat sosialis dan mudah berbaur dengan para yeoja, bukan namja. Karena dia berpikir, kadang namja itu.. pikirannya sedikit absurd.

“hm~ hm~ apa yang sebaiknya kulukis lagi?” dia memotret pemandangan dan binatang-binatang yang terlihat oleh kamera DSLRnya. Ne, dia sangat suka menggambar juga lebih dari apapun.

“oh! OMONA!!” Ririn berlari kearah sebuah benda putih berbulu yang melingkar bulat dibawah pohon besar.

“Kucing putih!! Kyaaa!! Kenapa dia ada disini? Apa tidak ada yang punya? Kenapa dia terluka??” Ririn mengelus bulu kucing putih itu pelan dengan senyum lebar tapi sedikit cemas.

“apa apartemenku boleh memelihara binatang ya? Tapi, kucing putih sebagus ini.. apa bukan milik orang?”

“uh.. apa yang harus kulakukan?” Ririn mengetuk-ngetuk kepalanya dengan cepat. Berusaha berpikir rasional untuk mengalahkan keinginannya membawa kucing itu pulang.

“aku merindukan kucing putihku di Daegu.. ng.. terserahlah, aku bawa saja ke apartemen! Hihi” Ririn menggendong kucing putih itu dengan sangat hati-hati seperti membawa seorang bayi. Jaket yang dia pakai juga sudah dililitkan pada kucing putih itu agar tidak kedinginan.

Ririn memasuki lobby apartemennya tanpa dicurigai sedikitpun. Ririn sudah sangat akrab dengan penjaga apartemen ini. Jadi, sebenarnya apapun yang dilakukan Ririn, tidak terlalu dipermasalahkan.

Begitu masuk ke dalam lift yang kosong, Ririn langsung memencet tombol nomer 14. Dia mengetuk-ngetuk kakinya pelan. Berharap lift ini bisa lebih cepat, dan yang lebih penting.. Tidak ada yang masuk.

“fuh, untung saja” Ririn menengok keluar berharap tidak ada yang berada di lorong, dan setelah memastikan semua aman dia langsung berlari menuju kamarnya.

KLAP

“fuuuhh.. untung tidak ada siapa-sapa..” Ririn menurunkan kucing yang sedang berbalut selimut jaket Ririn diatas kasurnya. “sekarang.. apa yang harus kulakukan?” Ririn menatap kucing yang terlihat sedang tertidur itu.

“kakinya terluka.. apa aku ada perban ya”

“hm..”

“ng..”

“ini dia! Ah, apa perlu antiseptik juga? Uh, aku tidak tahu hal beginian..” Ririn mengelus bulu kucing itu kembali.

“hei, bangun dong.. kau seperti mati tau tidak..” dia mencoba membuka mata kucing itu, dan terlihatlah bola mata berwarna biru terang yang sangat indah.

“omona.. lucu sekalii.. aahh.. kucing memang lucu..” Ririn mulai membersihkan luka di kaki kucing itu dengan air dan kapas, lalu melilitkan perban yang sama putihnya dengan bulu kucing itu dengan perlahan.

Setelah selesai melakukan P3K ala Ririn, dia akhirnya melakukan kegiatan yang seharusnya dilakukan sejak tadi. Membersihkan diri. Kecintaannya terhadap kucing memang melebihi apapun, makan dan mandi pun bisa ia lupakan saat di Daegu bila sudah bersama kucing putih bernama Prinsu-nya itu.

Setelah selesai membersihkan diri dan memakan makan malamnya, Ririn pun beranjak ke kasurnya dan melihat kucing putih itu yang masih melingkar dalam posisi tidurnya. Ririn menggeser kucing beserta jaketnya itu untuk tidur disampingnya. Mencoba untuk menghangatkannya. Dan akhirnya tertidur setelah beberapa belaian lembut pada kucing itu.

.

.

“ARGH!!” pekik sebuah suara di gelapnya malam yang disinari cahaya bulan.

“sial.. tanganku terserempet panah mereka.. argh.. eh..?” dia seorang namja.

“dimana i—m—mwo?!” namja tampan, dengan tinggi yang melebihi Ririn. Meringkuk kesakitan disebelah Ririn yang masih tetap tertidur lelap.

“si—siapa.. yeoja.. ini..” namja itu menyentuh pipi Ririn pelan. Merasakan lembutnya pipi seorang yeoja.. dan mencubitnya.

“manusia.. sepertinya aku berhasil melewati gerbang itu..” namja itu bangun dari tempatnya dan duduk di pinggir kasur.

“untung saja perubahan itu hanya membuatku tidak sadar sementara.. bukan membuat pakaianku hilang..” dia menepuk-nepuk setelan baju berwarna putihnya yang mirip seperti sebuah tuxedo itu. Membersihkan debu yang ada.

“apa yeoja ini tidak sengaja menemukanku? Hm, sedikit beruntung.. tapi aku lebih baik bebas berkeliaran daripada seperti ini.. apa sebaiknya aku pergi dari sini?” namja itu melihat kesekeliling kamar Ririn dengan teliti, dan berhenti tepat di cermin berukuran sedang milik Ririn.

“hm.. Cho Kyuhyun memang tampan..” dia merapikan rambut dan memberikan sebuah senyuman pada cermin itu.

“oh, apa dia yang memberi perban ini..? aigo.. bentuknya sangat berantakan.. hahahah.. apa dia benar seorang yeoja?”

Namja yang bernama Cho Kyuhyun itu mulai keluar dari kamar Ririn. Melihat ruang tamu, ruang tv, kamar mandi, dan dapur. Kyuhyun membuka satu-persatu lemari kecil di dapur Ririn. Mencari makanan. Bukannya Ririn sangat miskin, tapi dia hanya jarang berada di apartemennya, kemungkinan adanya makanan yang sudah jadi seperti camilan di dapurnya sangatlah minim. Kecuali barang mentah dan microwave meal.

Kyuhyun berdecak kesal karena kelaparan yang melanda perutnya. Dia berjalan mondar-mandir di ruang tv dan sesekali duduk berselonjor di sofa abu-abu milik Ririn. Dan demi menahan perutnya yang kelaparan, dia mencoba memejamkan mata. Mencoba kembali terlelap, menghilangkan rasa lapar.

“argh! Aku lapar!! Apa aku bangunkan saja yeoja itu? tapi kalau dia kaget melihatku dan mengusirku? Hng.. ini membuatku bingung..” Kyuhyun beranjak dari sofa itu dan masuk ke dalam kamar Ririn kembali.

“yah, dia cukup manis.. mungkin dia bisa.. hm.. mungkin dengan begitu aku tidak perlu melakukannya.. ne.. itu bisa.. ideku memang selalu cemerlang!” Kyuhyun duduk ditempatnya berbaring tadi di sebelah Ririn.

“ne yeoja, would you mind ma—“

PLAK

“a—aigo! Kenapa dia menamparku!” Kyuhyun memegang pipi kirinya yang tertampar dengan kekuatan yang luar biasa menyakitkan. Hampir saja dia menangis. Tapi dia berhasil menahannya.

“hmm~ Prinsu!! Nyaa~” igau Ririn disela tidurnya.

“apa dia mengigau? Siapa itu Prinsu? Haish.. sudahlah.. kalau begitu besok aku akan memperkenalkan diri dan meminta makanan padanya”

“mm.. apa aku harus tidur disini lagi? Apa aku memeluknya juga saja? Hahahahah.. ah.. hilangkan pikiran itu.. sudah, tidur saja.. perutku mulai memberontak..”

Akhirnya Kyuhyun kembali meringkuk disebelah Ririn dan terlelap, tapi kali ini lebih dekat, dan dia benar-benar memeluknya.. tanpa sadar.

-ccc-

“HOAAHHMM!! PAGII DUNIAA!!” seru Ririn seperti biasa disaat dia bangun tiap hari.

“ngggghh” sebuah suara mengejutkan Ririn. Suara dengkuran yang sangat keras.

“ah, kau sudah sehat?” Ririn mengelus bulu lembut kucing itu perlahan. Kucing putih itu membuka matanya. Membelalakkan matanya.

‘MWO?!’ teriak Kyuhyun, tapi tidak ada suara teriakannya yang terdengar.

“annyeong kucing putih yang sangat menggemaskan..” Ririn menggendong kucing itu menuju dapur. “kau sudah bangun, jadi mau makan apa?”

‘sial.. ini efek melewati gerbang itu.. jadi aku akan menjadi kucing saat ada matahari? Di dunia manusia aku tidak bisa mengontrol kekuatanku? Aish. Sial. Sial. Sial.’

“apa kau suka mentah? Aku ada ikan..”

“NYAW!!” Kyuhyun memberontak dalam pelukan Ririn.

“oh, apa itu tidak? Bagaimana kalau daging?” masih tetap memberontak. Ririn kewalahan menggendong Kyuhyun, yang dilihat oleh Ririn sebagai kucing, sekarang.

“bagaimana kalau.. ng.. daging cincang? Matang? Aku masakkan untukmu”

“miaw..”

“aha! baiklah.. tunggu sebentar ne” Ririn menurunkan Kyuhyun ke lantai. Dan mulai menyiapkan semua perlengkapan memasaknya.

‘hm, mungkin dia bisa kumanfaatkan untuk mengurusku.. dan sebagai tempat bersembunyi juga’ batin Kyuhyun sambil menatap yeoja yang sekarang lebih, dan sangat tinggi dibandingkan dengannya itu yang sekarang sedang memasak untuknya.

“ng.. sebentar, barusan yang kumasukkan gula atau garam?”

‘ah, kepandaian memasaknya sedikit meragukan’

“kurasa garam.. atau itu lada putih?”

‘uh.. aku akan berdoa banyak..’

“sudahlah, enak kok” Ririn mencicipi hasil masakannya sendiri dan mematikan kompornya. “makan! Ayo makan!”

‘gulp’

“hei, ayo ikut aku” Ririn berjalan menuju ruang tv dan meletakkan piring kecil milik Kyuhyun di samping tempatnya duduk di sofa.

‘hoo.. bukankah biasanya kucing makan di bawah? Hm, ini pengetahuan tentang manusia yang baru untukku..’ Kyuhyun pun lompat keatas sofa dan mulai memakan makanannya dengan lahap.

“sebentar lagi aku kuliah.. dan lalu part-time.. jadi kau akan sendirian disini..” ucap Ririn sendu. “tidak apa kan?”

“miaw” ‘ne yeoja’ jawab Kyuhyun, yang pastinya keluar sebagain ngeongan seekor kucing.

“ah ya, kita belum berkenalan, namaku Park Ririn, atau biasa dipanggil Rin.. sebaiknya kuberi nama kau siapa ya?”

‘kyu! Tolong, kyu saja!’

“hm.. aku akan mencarinya selagi kuliah dan kerja..” sambung Ririn kembali sambil melahap sarapan paginya. Roti panggang.

“akan kubelikan.. makanan kaleng kucing, mainan, dan pasir nanti.. hm, apa kau mau makanan kaleng? Atau makanan matang seperti sekarang?”

“nyaow!!” Kyuhyun menepuk piringnya pelan. Memberi isyarat yang semoga Ririn mengerti.

“matang? Kalau begitu nanti pulang dari kerja aku akan ke supermarket” Ririn berdiri dan berjalan ke dapur untuk menaruh piring kotornya.

‘hm, dia yeoja yang cukup baik juga.. mungkin dia bisa kubawa ke duniaku..”

“ini untukmu.. aku mandi dulu” Ririn menaruh mangkuk susu di dekat Kyuhyun dan berjalan masuk ke kamar mandi.

“mii..” ‘kamsa’ Kyuhyun benar-benar berterima kasih pada yeoja itu sekarang.

“apa kau mau ikut? Hahahah.. bercanda.. aku baru mengenalmu.. kalau Prinsu sih, sudah pasti kugendong masuk.. hihi” Ririn menutup pintu kamar mandi dan mulai bernyanyi. Meninggalkan Kyuhyun yang akhirnya terdiam karena ajakan iseng dari Ririn.

‘ye—yeoja ini.. beruntung sekali dia yang bernama Prinsu.. aish. Apa yang kupikirkan. Hm, tapi apa Prinsu itu kucing juga?’ Kyuhyun menjilat tangannya yang basah karena susu putih dari Ririn.

Kyuhyun kemudian berjalan-jalan kembali mengelilingi ruangan. Entah kenapa dia ingin sekali mencakar sofa Ririn, tapi kalau Ririn marah, dia akan diusir dari sini. Akhirnya dia melompat untuk duduk dekat dengan jendela. Mencoba melihat seberapa jauh dirinya dari tanah. Dan ternyata cukup tinggi. Kyuhyun melamun melihat kearah kerumunan orang dan mobil yang jauh dibawah sana.

“hei, aku habis ini pergi.. jaga rumahku, ya! Aku sudah siapkan makan siang untukmu di dapur.. kalau mau air, aku sudah siapkan di pojok dapur juga..” Ririn mengusap-usap rambut basahnya agar cepat kering. Dan tentu saja, Kyuhyun hanya bisa diam menatapnya.

“mii..i..” ‘i—iya..’ Kyuhyun bersusah payah menelan ludah.

“ah ya, kau kucing namja seperti Prinsu kan ya? Hm.. aku merasa mengkhianati Prinsu.. tapi Prinsu sudah berulang kali menikah dengan yeoja.. ya.. Ririn, dia kucing.. kau ini..” Ririn mengetuk-ngetuk kepalanya sendiri. “tapi pasti Prinsu namja yang keren kalau jadi manusia.. apalagi dirimu.. kau jauh lebih putih, halus, dan elegan.. apa kau kucing milik seseorang?”

‘yeoja ini, apa dia maniak kucing?’ Kyuhyun memiringkan kepalanya dan melihat keluar jendela kembali.

“uh, aku tidak diperhatikan.. setidaknya mengeonglah..”

“meong”

“yey! Kau kucing yang manis!”

Ririn masuk kekamarnya selama beberapa menit, dan keluar dengan baju sweater yang sedikit kebesaran berwarna ungu dan celana jeans hitam. Rambutnya dijepit acak, dan dia mengalungkan kameranya. Dia hanya membawa tas berwarna hitam kecil dipunggungnya.

“aku berangkat! Doakan aku menemukan nama bagus untukmu.. atau kuberi nama kau Prinsu dua .. hihihi~ dah~” dan akhirnya Ririn pergi ketempat kuliahnya, dengan kereta.

‘yeoja yang sangat ceria.. sepertinya hidupnya tidak susah.. mungkin susahnya hanya dia harus tinggal sendiri disini..’ gumam Kyuhyun masih melihat kearah jendela.

“hai, tuan”

“MIIAAWRGH!!” Kyuhyun melompat kaget dan terjatuh dari tempat duduknya di meja dekat jendela.

“tenanglah, saya tidak bisa menangkapmu.. kau di dalam sana.. dan saya diluar.. lihat?”

“HISSSSS”

“tuan, kenapa anda hanya mengeluarkan suara ngeongan? Bagaimana kalau kita menggunakan telepati saja? Hahahahah..”

‘sial kau.. Donghae.. kenapa kau bisa menemukanku’

‘mata saya lebih tajam daripada milikmu.. di kegelapan malam kemarin malam.. tentu saja aku bisa melihatmu.. yang berwarna putih..’

‘kenapa kau bisa berubah menjadi wujud manusia pada siang hari!’

‘tuan, saya lebih berpengalaman daripada anda.. hidup saya lebih lama.. dan saya sudah berkali-kali menembus gerbang dimensi itu untuk berburu di dunia manusia..’

‘cih. Kau bahkan tidak pernah mau membawaku ke dunia ini’

‘kalau saya membawa anda kemari, semua akan seperti ini.. terkurung di dalam rumah seorang manusia.. anda seorang shapeshifter yang kurang menguntungkan.. anda berubah menjadi kucing putih.. sedangkan saya burung hantu..’

‘apa tidak ada cara lain untuk mengubah wujud!!’

‘hahahah.. semua sudah ditentukan sejak dalam kandungan ibunda anda.. shapeshifter seperti kita ini, berubah berdasarkan sifat kita, tuan.. anda sudah diajarkan itu saat kecil’

‘cih. Terserahlah. Dan lagi. Untuk apa kau mengejarku! Kau disuruh oleh appa juga? Mencariku, untuk menjodohkanku dengan wanita itu. maaf, aku tidak mau’

‘memang, saya kemari, karena perintah beliau.. kembalilah, tuan. Anda sudah menolak ratusan wanita hanya karena anda masih ingin bebas bermain dan berkelana’

‘terserah padaku. Ini hidupku. Tau apa kau ha!’

‘sudah saya katakan, saya hidup lebih lama dari anda.. saya tahu semua seluk beluk kehidupan.. bahkan kebusukan dunia manusia ini’

‘aku tidak akan kembali. Aku sudah menemukan yeoja yang aku inginkan’

‘oh, akhirnya? Siapa itu? salah satu daftar yang sudah anda tolak?’

‘bukan, tapi yeoja yang membawaku kemari, yang merawatku’

‘manusia.. tuan?’

‘ne. masalah? Yang penting aku menikah, kan?’

‘…’ tiba-tiba namja yang berpakaian serba hitam dengan hiasan beberapa helai bulu burung hantu di kantong bajunya itu berjalan mundur dari tempatnya berdiri di depan jendela.

‘apa yang kau lakukan! mau kemana kau!!’ Kyuhyun mencakar kaca jendela yang menghalangi mereka.

‘manusia.. aku akan memusnahkan wanita itu’

‘YA!! AKU TIDAK MENGIJINKANMU!! KAU BUTLERKU! TURUTI PERINTAHKU!!’

‘tapi tidak untuk hubungan ini’ Donghae yang ternyata adalah seorang butler pribadi milik Kyuhyun berubah menjadi burung hantu hitam legam dan mulai terbang meninggalkan gedung pencakar langit tempat Kyuhyun berada.

‘YA!! KEMBALI KAU KEMARI!! DONGHAE-YAH!!’ Kyuhyun masih berusaha mencakar jendela itu tapi tidak ada goresan sedikitpun yang dia hasilkan.

‘sial sial sial!! Apa yang harus kulakukan? Aku akan merasa bersalah pada yeoja itu seumur hidupku karena melibatkannya! Padahal dia sudah berbuat baik padaku!’

‘apa yang bisa kulakukan dengan wujud sekecil ini?! Sial! Kenapa aku harus menjadi kucing disaat seperti ini?! Kenapa aku kucing??’

“aaaah!! Aku lupa dompetku!” Kyuhyun berlari kearah suara itu. Ririn ternyata kembali, dan dengan nafas terengah-engah. “Ya! Halo.. aku kembali lagi.. haah.. dompetku.. ketinggalan.. aku capek..”

“miaw..” Kyuhyun mengelus kaki Ririn dengan manja. Merasa senang bahwa Ririn ternyata kembali dan belum sempat berurusan dengan Butlernya itu.

“ya~ ada apa? kau merindukanku?” Ririn menggendong kucing putih itu dengan sangat hati-hati.

“mii..” Kyuhyun yang masih merasa lega tetap bermanja dengan Ririn.

‘untunglah dompet yeoja ini tertinggal.. kalau tidak dia sudah tidak akan pernah kembali lagi kemari..’ batin Kyuhyun.

“hihi.. karena kau sangat merindukanku, aku akan bolos satu hari saja.. bolehkan ya?” Ririn mengecup puncak kepala kucing putih itu senang. Kyuhyun hanya bisa bersemu merah. Dadanya berdetak cepat tanpa henti.

“bagaimana kalau aku memandikanmu? Kau sangat kotor untuk kucing yang seharusnya putih bersih..” Kyuhyun terdiam tidak bisa mengatakan apa-apa. meongan kecilpun tidak keluar dari mulutnya. “ne? apa kau mau?”

“MIAW!!” Kyuhyun mencoba melepaskan diri dari Ririn.

“ahh.. baiklah aku tidak memaksa.. kalau begitu ayo kita belanja, bagaimana? Kalau ke Pet Shop pasti boleh bawa binatang, dong.. hihi”

‘baiklah, aku akan menjaganya.. burung hantu melawan kucing? Aku bisa memakannya!’ Kyuhyun mengikuti tiap langkah Ririn yang daritadi mondar-mandir mencari sesuatu.

“apa yang kau lakukan sayang?” Kyuhyun seketika berhenti bergerak. “ah, akhirnya berhenti.. kau harus ditutupi oleh jaket ini baru bisa keluar.. ah, apa aku punya tas kecil ya..” Ririn meninggalkan Kyuhyun yang masih berdiri diam ditempatnya.

‘be.. beginikah rasanya dipanggil sayang oleh seorang yeoja? Kenapa rasanya aku ingin mati saja.. apa aku menyukainya? Tadi aku hanya bercanda mengatakan itu pada Hae.. jangan-jangan aku..’

“ya! Ini ada.. masuklah..” Ririn mendorong Kyuhyun masuk kedalam tas kecil berwarna biru mudanya. “keluarkan kepalamu, aku tidak mau kau mati.. hahahah”

Ririn akhirnya membawa Kyuhyun keluar dari apartemennya. Tidak ada satupun yang mencurigainya. Karena Ririn punya banyak sekali tas yang absurd. Dan mungkin orang-orang apartemennya menganggap itu salah satu tas absurd milik Ririn.

Ririn berjalan riang menuju Garosu Street, dan tentu saja dia disapa oleh banyak ahjumma. Mereka banyak bertanya kenapa Ririn tidak masuk kuliah, dan Ririn hanya bisa tersenyum dan berbohong. Ririn mempercepat langkahnya begitu 3 blok sudah ia lewati. Tinggal satu belokan dan dia sampai di Garosugil!

“ya, kau bisa keluar sekarang.. eh, sebentar.. kita sampai di pet shop dulu baru kau keluar.. nanti kau menghilang.. aku tidak mau” Ririn berbicara sendiri pada Kyuhyun yang hanya bisa mengeong pelan.

“ah.. itu dia!” Ririn yang sedikit berlari membuat Kyuhyun yang berada dipunggungnya berguncang hebat. Kyuhyun benar-benar pusing dan ingin muntah sekarang.

“silahkan keluar.. ikuti aku.. aku akan membelikanmu barang-barang yang perlu untuk membuatmu lebih keren!”

Kyuhyun hanya bisa mengikutinya dan sesekali melihat sekeliling untuk memastikan tidak ada Butlernya di sekitar Ririn. Entah kenapa, semua yang ada di pet shop ini.. membuat Kyuhyun ingin memainkannya. Mungkin naluri seorang kucing?

“lihat! Apa kau mau kupakaikan choker ini? Aku tidak mau kau hilang” Ririn memasangkan choker berwarna putih dengan lonceng biru sebiru mata Kyuhyun.

“mii..” ‘uh.. haruskah.. sesak’ Kyuhyun mencoba melonggarkan choker itu sebisanya.

“hee.. apa terlalu kencang? Nanti kupasangkan yang benar..” Ririn melepas choker itu dan mulai berkeliling lagi.

“Hoot” seekor burung hantu masuk ke dalam toko dan bertengger di salah satu pohon untuk burung.

“Grrrr..” Kyuhyun mulai menggeram pada burung hantu berwarna hitam itu.

“oh, jarang sekali ada burung hantu masuk ke toko ini!” seru penjaga toko.

“burung hantu? Mana? Kyaaa! Lucu sekali!” Ririn berlari menghampiri burung hantu itu, tapi tidak terlalu dekat. Kyuhyun hanya bisa menatap burung hantu itu dari jauh.

‘siang, tuan’

‘kau..bersikaplah seperti burung hantu di siang hari.. tidur’

‘tapi mangsa saya saat ini hanya berkeliaran di siang hari..’

‘kau jangan berani-berani padanya’

“Hoot! Hoot!”

“ng.. tapi dia terlalu hitam.. sedikit seram..” Ririn mengangkat Kyuhyun dalam pelukannya. Tatapan tajam terjadi antara sang kucing putih dan burung hantu itu.

“dia Tyto tenebricosa.. mungkin dia lepas dari kebun binatang?” seorang penjaga toko memerhatikan burung hantu itu dengan seksama.

“eh.. aku tidak tahu apa-apa soal burung hantu.. aku hanya tahu Tyto alba.. itu saja dari film.. hahaha” jawab Ririn sambil diikuti tawa riangnya. “ah, iya ayo kita membayar ini.. aku sudah memilih semuanya” Ririn meninggalkan tontonan para pengunjung toko itu.

“terima kasih, mohon datang kembali”

“ne, sama-sama!” Ririn memasangkan choker putih itu pada Kyuhyun, dengan benar dan tidak terlalu sempit.

‘haah.. benar-benar harus ya? Sudahlah.. setidaknya tidak terlalu mencekik seperti tadi..’ batin Kyuhyun dengan sedikit ngeongan pasrah.

“kalau kita ke supermarket, kau pasti tidak boleh masuk” Ririn menatap Kyuhyun yang sudah berada didalam tas birunya sendu. “sebaiknya kita pulang saja.. akan kumasakkan yang lain dulu.. besok baru aku ke supermarket..”

Mereka berdua akhirnya berjalan pulang ke apartement Ririn. Dalam perjalanan, Ririn berulang kali mampir ke toko baju dan pernak-pernik. Sesekali mencoba masuk ke café, tapi dia ingat dia membawa kucing bersamanya.

“sudah lama aku tidak jalan-jalan.. tapi aku tidak bisa kemana-mana.. hahahah”

‘haah.. mian deh..’ jawab Kyuhyun  walau pasti tidak terdengar oleh Ririn.

“siang yeoja.. apa yang kau lakukan sendirian bersama kucing putih yang kau gendong dengan tasmu di depan seperti itu?”

‘DONGHAE!!’

“Eh? Selamat siang ahjussi.. aku hanya membawanya berjalan-jalan..”

“siapa namanya?”

“aku belum tau..”

“bagaimana kalau Kyu saja? Kurasa cocok”

‘cih. Setidaknya dia berguna untuk memberitahu namaku’

“Kyu? Ng.. tapi aku mau Prinsu dua.. tapi bisa juga.. ah, terima kasih ahjussi..”

“ne, sama-sama..” senyum kecil mengembang pada wajah namja yang mengenakan baju serba hitam itu.

“ah.. apa aku mengenalmu? Kau orang baru di Sinsa? Aku tidak pernah melihatmu”

“hm? Ne, saya orang baru disini.. dan saya mencari milik saya yang hilang”

“hee.. apa itu?”

“nyaaaaaoooww” Kyuhyun mencoba mengeluarkan suaranya yang paling menyakitkan. Ririn terkejut dan mengelus kepala Kyuhyun pelan.

“kurasa dia ingin pulang.. pasti capek didalam tas terus seperti ini.. permisi dulu Ahjussi..”

“hm, ne..”

‘ha. Aku menang’

‘anda belum menang, tuan.. dan apa anda tidak berterima kasih pada saya atas nama itu?’

‘terima kasih, tapi tidak terima kasih. Pergi sana kau. Jangan ikuti kami!’

‘selamat bermalam dengannya.. aku tidak akan mengganggu untuk malam ini.. mungkin’ Donghae masuk kedalam gang dan keluar terbang sebagai burung hantu. Kyuhyun hanya menatap kearah burung hantu hitam itu terbang hingga menghilang dari pandangannya.

Akhirnya Ririn dan Kyuhyun sampai di kamar mereka. Ririn segera mengeluarkan Kyuhyun dari dalam tas dan membuat makan siang untuk mereka berdua.

‘melelahkan.. apa tidak bisa cepat malam? Aku ingin membersihkan diri secara normal, bukan menjilati buluku seperti ini. Hufh..’ Kyuhyun membersihkan diri selayaknya kucing dan sedikit terbatuk.

Saat makanan siap, mereka berdua makan bersama dan menonton tv bersama. Sesekali Ririn mengajak bicara Kyuhyun seperti mengajak bicara orang biasa. Kyuhyun hanya mengikutinya, menjawab dengan ngeongan di telinga Ririn, walau sebenarnya dia benar-benar menjawabnya.

“ah!! Aku ada part-time! Kenapa sudah jam segini yah? Tidak terasa.. berbicara denganmu seperti berbicara dengan orang, kau tahu? Hihi.. kalau kau orang.. mungkin aku akan menyukaimu.. hahahahahah” Ririn beranjak dari sofanya dan masuk kedalam kamar tidurnya.

‘aku memang.. uh.. apa dia akan menyukaiku?’ jantung Kyuhyun berdetak dengan sangat cepat kembali. Seumur hidupnya, dia tidak pernah merasakan rasa ini. Dia merasa jatuh cinta pada Ririn. Tapi dia juga berfikir akan hal itu.. mana mungkin ras humani dan ras shapeshifter seperti dia bisa bersama.

“oh.. aku dapat sms.. katanya hari ini aku digantikan oleh seorang anak magang.. hm.. baiklah! Aku bisa bersama Kyu~ yeey~” Ririn mengangkat Kyuhyun tinggi-tinggi. “ayo! Aku mau mandi!”

‘HA?!’ Kyuhyun melompat dari pelukan Ririn dan berlari memasuki bawah tempat tidur Ririn.

“huuh.. kau kucing pemalu.. kau tidak seru..” Ririn akhirnya masuk ke dalam kamar mandi.

‘HAHAHAHAHAH’

‘KENAPA KAU ADA DI SINI ?!’ bentak Kyuhyun pada burung hantu hitam di luar jendela kamar Ririn.

‘aku hanya ingin melihat perkembangan ‘‘cinta’’ anda.. lucu, tuan.. biasanya kau ingin sekali mengintip.. tapi dengan yeoja itu.. kau menolaknya dengan sempurna..’

‘dia berbeda! Sudahlah kau pergi saja! Mengganggu pemandangan langit!’

‘saya adalah binatang yang paling ingin dilahat saat malam hari..’

‘huh. Kalau begitu pergilah sana’

‘ne.. saya harus berburu kembali.. selamat sore’

‘hiss.. pergi dan jangan kembali!’

“mii..” Kyuhyun mencakar pintu kamar mandi Ririn. Dan seketika Ririn keluar.

“ne Kyu sayang? Kau telat.. hahah” Ririn memercikkan air yang masih ada di tangannya pada Kyuhyun. “hihi.. makan? Perutmu sangat besar.. dan tanganmu sudah sembuh kan?”

“mii..” ‘ah, aku baru ingat.. tanganku sudah sembuh.. tidak terasa sih.. kurasa sebenarnya sudah sembuh saat aku tidur kemarin.. yah, who knows’

“hari ini sangat menyenangkan.. dan aku capek.. aku akan membuatkanmu makanan dan langsung tidur ya..”

“miaw..?” ‘wae yeoja? Makanlah!’ Kyuhyun mengikuti yeoja yang benar-benar perhatian dengan kucing itu ke dapur.

“aku sedikit pusing.. jadi aku tidak bisa menemanimu makan..” Ririn yang memanaskan makanan di mocrowave mulai berbicara kembali pada Kyuhyun.

“ne, Kyu-yah.. apa aku salah ya terlalu care pada binatang? Banyak sekali namja yang sudah memintaku menjadi pacar mereka.. tapi aku menolak semuanya.. aku tidak tertarik pada para namja itu.. Kucing sepertimu yang membuatku senang.. apa aku mempunyai kelainan dalam perasaan ya? Kurasa aku tidak akan pernah punya namjachingu seumur hidupku..” Kyuhyun terdiam tidak mengeong sedikitpun. Dia merasa ada sesuatu yang salah saat mendengar perkataan yeoja ini. Perasaan lega.

“haah.. aku tahu.. kenapa aku malah curhat begini.. tidak usah dijawab..” Ririn mengeluarkan mangkok putih berisi makanan untuk Kyuhyun dan menaruhnya dilantai. “selamat makan..”

“miaw..” ‘yeoja.. kamsa..’ Kyuhyun benar-benar ingin memeluknya sekarang. Dia melihat wajah sendu yeoja itu serasa menyayat hatinya. Dan, mata yeoja itu berkaca-kaca.

“aku tidur duluan..”

.

.

Akhirnya bulan muncul dan bersinar dengan terang menggantikan matahari yang sudah tenggelam di lautan. Malam telah tiba.

“aku kembali.. haah.. dan choker ini.. kenapa bisa menyesuaikan diri.. membingungkan..”

Klinting klinting..

“aku seperti kucing peliharaan..” Kyuhyun memainkan lonceng kecil berwarna biru yang terikat dilehernya.

“sudahlah.. nggh!” Kyuhyun meregangkan tubuhnya seperti tidak pernah meregangkan tubuh sama sekali. “sebaiknya aku membersihkan diriku..”

“phuhah! Mandi memang menyegarkan daripada menjilati bulu.. uhuk! Kurasa aku akan mendapat hairball..” Kyuhyun yang tidak punya baju selain tuxedo putihnya itu hanya bisa mendesah pasrah. Dia yang masih mengeringkan rambutnya itu akhirnya berjalan menuju kamar tidur Ririn. Berdiri disamping kasur Ririn, memerhatikan yeoja mungil itu tertidur dengan pulas.

“hm.. kau tau, kau manis.. dan kau seharusnya sudah menaklukan banyak namja.. tapi kau bahkan tidak pernah mempunyai namjachingu satupun? Kurasa kaupun belum pernah merasakan sebuah ciuman..” Kyuhyun meletakkan handuknya dilantai. Dan meringkuk disebelah Ririn.

“ne yeoja.. selamat tidur..” Kyuhyun memejamkan matanya perlahan.. dan tertidur.

“HOOT!! HOOOT!”

“HOO! HOOOOT!!” suara burung hantu mulai membuat ribut diheningnya malam.

“uh.. apa itu..” Ririn yang merasa terganggu mulai mengusap matanya, dan duduk dikasurnya.

“HOOOT!!”

“uh.. suara burung hantu..? apa yang dia lakukan di jendelaku? Pergi kau bu—“ Ririn tidak sengaja memegang sesuatu yang tidak pernah ia pikirkan.

“ta—tangan?” Ririn membuka selimut yang ia pakai dan ia hanya bisa membelalakkan mata melihat seorang namja sedang tertidur disampingnya.

“Hoot!” ‘selamat malam, tuan’ dan burung hantu itu terbang meninggalkan jendela kamar itu.. dengan pekik kemenangan.

“SIAPA KAU!!” Kyuhyun membuka matanya. Dan semua sudah terlambat.

—end of part 1

# PART 2 FINAL #

.

thanks for reading..

do leave a commnet~ lol ^^)/

Advertisements

29 Comments

Leave a Comment
  1. devinardelia / Jul 7 2012 3:37 pm

    This comment is dedicated… to the world’s absurd-est eonni…
    The Flu hachi hachi langit gelap ttong ttong eonni… (ah, gak kek whatsapp nih, gak asik -_-)
    not my world..
    not my angel…
    AKU NAGIH LOH! CEPET LANJUT GAK MAU TAU! AAAAH FLUUU EONNIIIII T____T IGE…IGE JINJJA JOHDAAAA…. T________T ABSURD IMAGINATION, ABSURD WORDS, ABSURD EVERYTHIING. UGH! HOW I LOVE THIS ABSURD COUNTRY! oke, cukup capsnya. waktunya berkomentar.
    1. KENAPA KYU YADONG?! dia… T_T magnae polos itu…sepertinya sudah dewasa… geunde! aku gak mau dia dewasa sebelum waktunyaaa. T_T dia masih seumuran akuuu /slapslap
    2. aku merasa bahwa ini ff aku banget loh~ biarpun yang main si ririn… tapi hae jadi burung hantu, kyu jadi kucing putih kan berkat aku~ lalala XD /slap
    3. siap2, ini comment akan lebih panjang dari dugaanku. ._.
    4.Aku ngebayangin ririn kek flu eonni. dodol dodol gitu. serius, dari pikirannya bahwa namja berpikiran absurd, dari dia suka ngomong sendiri sama kucing, dodolnya dengan berkata,”kau mau ikut? ah, prinsu pasti sudah ikut. bercanda… (dkknya)”
    5. sayangnya aku gak bisa kebayang si hae jadi orang jahat deh eon… >_< entah kenapa hae selalu bermuka baik di mata aku… *padahal abis bikin ff hae agak labil* geunde, dia jadi villain gini… ugh, harus mulai terbiasa sepertinya… /slap
    6. hm…..apa lagi ya?
    7. OH! pokoknya aku gak mau tau, mesti lanjut sampe abis. dulu aku pernah baca kek beginian, cuma dia frog prince heechul, tapi authornya keknya udah gak lanjut lagi. sedih 😦
    jadi so maka dari itu, ff ini harus selesai sampai part paling terakhir akhir akhir~ hihi ^^
    be ready to read this very long comments… :3 gomabgo…saranghanda /slap

    • hachidarksky / Jul 7 2012 3:49 pm

      wow.. komennya.. panjang.. :> *cubit depi*

      I LOVE YOU TOO ABSURD SAENG :> *TEBARBUNGA* XDD

      oke, akan di jawab.. :3
      1. KYU EMANG YADONG XD yeah.. that’s reality.. LOL XD

      2. tjuih tjuih :pp . kyu kucing putih dari sy.. burung hantu hae dri kau.. okeh XD

      3. iya aku tau kok saeng ._.

      4. ehehe.. baguslah.. saya adalah ririn itu X^D

      5. susah ya? tapi dia cocok jadi burung hantu nan keren itu.. :> . lagian dia butler… butler Щ(˚O˚щ) . kan makin awesome /plak XDD

      6. apa dongs :>

      7. ne saeng.. akan saya akhiri dengan indah tralala trilili~~ *tebar baju kyu*

      ne.. saranghanda juga (?) /plak XD

      kamsa for the long comment~
      I lope you :**

      • devinardelia / Jul 7 2012 4:01 pm

        UHUK, eon… -_- mulai kan absurdnya… cks
        1. dia gak yadong! dia… euhm… dia gak yadoong… geunyang… ung…. dia itu…. ah… dia yadong. T_T

        2. YA! geunde that white is mine! i’m the one who came up with that white color! XDD ah, really feel like a fanfic for me with love from hachittongttong eonni :3

        3. Baguslah kalo eonni tau…karena ini comment akan terus berlangsung sampai masa aktif keabsurd-annya abis…… hey! dan menggunakan banyak enter itu enak ya! looks neater… ._.

        4. -___- sepertinya saya salah komentar. geunde, aku membayangkan ririn di sini cantik, yang asli absurd baik bentuk dan sifat… /slapslapslap

        5. iya, owlnya dari aku, jadi pasti kece. :3 HAHAHAHAHA!

        6. jangan balik tanya! bikin ide dong! -_- ehm… oh! eonni jelek! XD

        7. aku maunya underwearnya! *ngakak ngetiknya*

        ne, cheonmaneyoooo! ah, senangnya spamming di tempat oraaaang~ ngebash yang punya blog lagi. kapan lagi ada yang kek gini? Indah dunia blogging…. hellyeah! XDDD

        i don’t~ :3

      • hachidarksky / Jul 7 2012 4:25 pm

        kalo g absurd..
        itu bukan kita.. :> XDDD

        1. yah, dia yadong kan.. XD dia sangat yadong.. kan berguru pd master hyuk /plak XD

        2. kkkk but he’s my white fluffy cat.. :> . lol ok XDD

        3. wkkk baru sadar saeng? /geplaked

        4. ririn-ah.. kau dipuji.. XDD . dia bilang terima kasih /plak XD

        5. owl doang.. aku yg nyari kyk gmna :ppp

        6. oh! saeng juga XDD

        7. WAKAKAKAK.. gak bisa.. dia gak mau.. aku kasih boxer aja yah :>

        wkkkkkkkk..
        jadi gitu.. kau ngebash sy? hijs :’>
        dunia blogging memang indah..

        then me too.. :>>

      • devinardelia / Jul 8 2012 2:39 pm

        aku mabok ngeliat itu bernomer, lupa juga pertanyaan awalku apaan. wkwkwk XD lanjut aja jadi satu.
        AKU NAGIH PART 2 SAMPE AKHIR XDDD

      • hachidarksky / Jul 8 2012 3:33 pm

        wakakakakak XDD
        abaikan pernomeran itu.. XD
        kan yg mulai emg g penting /plak XD

        OKE KAPAN2 YAH /kabur~ XD

    • lovelyesung / Jul 26 2012 12:55 pm

      ANNYEONG CINGU! carmen imnida bangapseumnida *soksok deket* pertama kali mampir kesini, hasil ngubek-ngubek dari blognya si nona dengan comment terpanjang *tunjuk-tunjuk commentnya dedep* aku sering liat kalian (kamu devina sama bi) nongol di TLnya si magnae. ternyata dirimu author juga toh.
      ini ff yang pertama aku baca, lucu dan kayaknya si ririn kayaknya nggak ada beban hidup amat ya, enak bener dia nemu kucing sejenis cho kyuhyun, aku juga mau ddangkoma sejenis yesung ._.
      lanjut baca lagi ya. Annyeong XD

      • hachidarksky / Jul 26 2012 4:00 pm

        lol XD
        annyeong unni.. Ririn imnida.. bangapseumnida.. *ikutan deket2 (?)*

        iya itu nona depi suka sekali rusuh ya /plak

        hidupnya terlalu ringan sy sendiri iri XDD

        oke un :33
        thankyu sudh mampir~ XD

      • lovelyesung / Jul 26 2012 4:04 pm

        ssst jangan sampe ketahuan sama dedep nanti kita digebok kalo nomongin dia :p
        bangapseumnida, eh nanti aku follow twittermu ya 🙂

      • hachidarksky / Jul 26 2012 4:29 pm

        kkkk magnae perkasa /plak XD

        ok un :3 :3

      • lovelyesung / Jul 26 2012 4:30 pm

        WHAAAT? perkasa??? dikata dedep agung hercules kali *dilempar barbel sama dedep*

      • hachidarksky / Jul 26 2012 4:32 pm

        jadi, selama ini.. depi..
        depi hercules .. barbel melayang XDD /kabur

      • lovelyesung / Jul 26 2012 4:34 pm

        oke stop! nanti kalo dia liat comment2 kita nanti aku bisa di bully, magnae itu kan gak beda jauh sama si evil =.=

      • hachidarksky / Jul 26 2012 4:40 pm

        lol ok XD /kaburbersama /slap

      • devinardelia / Jul 26 2012 6:39 pm

        heh heh heh heh! DX apa – apaan ini kalian!!! puasa ngomongin oraaaaaangggg!!! DX halah, rusuh rusuh dll. gak ada aku juga kalian sepi kan? -_-” magnae satu ini itu pembawa kerusuhan nan membanggakan untuk kalian semua~ akui saja sudah :3
        dan untuk emak carmenku tercinta tersayang unyumunyucipikacipikimuachmuach, thanks loh. aku kan istri tercintanya~ seperti fakta yang sudah ada :3 hihi~

      • hachidarksky / Jul 26 2012 11:40 pm

        tidak diakui . /singkatpadatmenusuk

      • lovelyesung / Jul 29 2012 4:08 pm

        apa apaan ini??? magnae pembawa kerusuhan, pembela kebatilan dan pencinta keevilan *ups…
        memang harus aku akui kalau sebenernya cho kyuhyun cinta mati sama aku, sayangnya hatiku sudah ditawan dan mendarah daging serta tumbuhliar dihatinya jongwoon /pingsan cantik dipelukan yesung..

  2. elfcloud3424 / Jul 7 2012 4:21 pm

    wkwkwk…
    pertama.. RIRIN ITU POLOOOOOOOOSSSSS???/ -_______________-
    Ommoo….. siapa yang bilang??? siapa?? siapa????
    aish… kyupil emang cocok jadi kucing, jadi harimau juga cocok!! #plaaak…

    sebenarnya pengen ikutan mandi aja pake nolak… -___-
    dasar sok jaim kau KYUPIL!!!! hahaha 😀

    Itu kenapa HOOT mengganggu sekali sih -_-
    keren keren…
    cerita absurd yang… wkwkwk….
    fantasi yang benar-benar bisa dibayangkan.. #plaaak

    ayo lanjutin secepatnya..
    pengen tau kelanjutannya, apa Ririn akan mengusir Kyupil?
    kalo iya.. unni nerima kok, Kucing Kyupil sama unni ya!!! hahaha

    okay deh.. HWAITING!!! 🙂

    • hachidarksky / Jul 7 2012 4:28 pm

      iya dong ririn itu polos.. ;> ;> ;>
      kkkk XDDDD

      kyu cocok jdi cheetah aja.. XD /dor

      iya.. dia sok jaim tuh..
      pdhl mau.. dia malu2 kucing mentang2 jadi kucing.. wkkk XDD

      karena hae nyebelin.. /plak XDD

      kamsa~ :**
      fantasi indah.. sy akan tidur sm kyu XDD

      ne un :>
      kyu akan yadongin ririn /plak
      kyu dan ririn akan .. begitulah /plak XD

      oke HWAITING !! XD

      • elfcloud3424 / Jul 7 2012 4:34 pm

        wowo…
        kyu dan ririn akan -this and that-
        unni sama yeye akan bawa kamera SLR dan kamera panggul buat shoot kalian..wkwkwk

        wah.. kapan2 boleh tuh kyu ikutan mandi.. wkwkw
        yeye gk ikut jadi kura2 juga kan -___-
        ntar tiba2 yeye masuk buat jadi kakak kyu…

        wah wah.. kayaknya keren tuh..
        yeye jadi kakaknya kyu yang ada didunia sana.. hahaha.. #plaak *maunya*

        cepet update deh n jangan lupa keluarkan kejutannya..
        kyu kucing
        hae owl
        yeye kura2
        won kuda
        hyuk anjing

        wkwkwk.. kenapa oppadeul jadi binatang semua #plaaak 😀

      • hachidarksky / Jul 7 2012 4:42 pm

        wkkk.. jgn.. ntar ketahuan publik luas /plak XDDD

        kyu akan kupaksa masuk ke kmr mandi /eh XD
        yeye jadi kura2?
        kesian amat.. XDD
        lambaaat………. XD

        hhhh ide ditampung :>>

        ok.. sebisa saya..
        hyuk aja blum slesai.. kkkk XD

      • elfcloud3424 / Jul 7 2012 4:48 pm

        kkk~
        kalo gk mau masuk kamar mandi, biar unni yang maksa..
        sekalian unni mandiin dia #plaak

        hahay…
        ide ide..
        ide buat ff sendiri kagak ada, tapi buat ff orang lain ada.. wkwkwk..

        ini semua gara2 km kyurin -_________-

      • hachidarksky / Jul 8 2012 1:27 pm

        ntar aku yg mandiin kok :>>
        ufufufufu XDDDD

        oke, saya emng keren kok un :”>

  3. lia960102elf / Jul 8 2012 7:51 pm

    Eonni mian baru bs komen skrg #peace.

    Eonni lanjutannya cepet d post dooonngg… Seru nih crtanya hehe..
    Tp bkn kesel kg sih pas kyu brubah jd mnusia malah d CUT ::>_<::

    Eonni lanjutannya d tunggu yaaaa #sangat.com

  4. lovelyminbi / Jul 9 2012 9:13 pm

    hah.. aku bacanya cuman ketawa aja..
    tapi aku kok bilang gak seberapa absurd ya.. kurang gitu.. hahaha
    mian lah beda sendiri.. hahaha

    • hachidarksky / Jul 9 2012 9:39 pm

      ketawa~? :DD
      yeeehaa~~ (?)

      alhamdulillah ada juga yang bilang gak absurd.. :’> /plak

      • lovelyminbi / Jul 9 2012 9:44 pm

        atau aku yang kelainan aku gak ngerti..
        abis perasaan biasa aja..

        kyu babo.. itu aja yang di pikiranku

      • hachidarksky / Jul 9 2012 9:46 pm

        tidak apa..
        semua org pd dasarnya absurd.. :> (?)

        ne, kyu babo..
        itu juga yang selalu kupikirkan.. *diserangkyu*

Leave some Advice :3

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: