Skip to content
April 3, 2013 / hachidarksky

I’m The Winner ! [ Cho Kyuhyun and Park Ririn Fanfiction ]

author : hachidarksky

genre : oneshoot, romance, fanfiction, somewhat comedy (?)

language : Indonesian

main cast : Cho Kyuhyun, Park Ririn (@hachidarksky)

other cast : Super Junior Member

notes from author : Happy 1st April ~ lol ~ laughing at all what the fanbases did XD enjoy the fun ~

kyusukira

.

.

“aku benci padamu!” teriakku tak terkendali.

“…baiklah terserah kau saja” jawabnya lalu keluar dari kamar kami.

Tepat jam 00:00 malam, kami bertengkar. Entahlah, kenapa tiba-tiba kami bertengkar juga aku tidak tahu. Maksudku, untuk apa kami bertengkar? Karena masalah kecil? Besar? Alasannya juga aku tidak tahu. Jadi, aku sebenarnya tidak tahu kenapa kami bertengkar. Tiba-tiba dia membuatku marah, dan ya, aku mengucapkannya begitu saja. Aigo, apa yang barusan kukatakan? Aku tidak membencinya. Ini karena dia benar-benar menyebalkan malam ini! Ini salahnya! Jadi.. terserah dia sajalah. Besok pagi pasti sudah tidur di sampingku lagi.

.

.

“Kyu..” aku akhirnya membuka mataku karena sinar matahari yang sudah mulai menyelinap masuk dan.. tidak ada siapa-siapa di sampingku. Mwo? Kemana dia?

.

.

“kemana dia?” aku mencari keliling apartemenku, dan dia, yang cukup besar untuk berdua ini. Dia tidak ada di sofa ruang tv, ruang tamu, di dapur juga, … kamar mandi?

“Kyu-ah.. apa kau di dalam?” tidak ada jawaban. Namun pintunya terkunci. Pasti dia di dalam. “Kyu, kemarin malam.. maaf..” ucapku pelan. Ada suara shower di dalam yang cukup keras, apa suaraku terdengar?

“aku tidak bermaksud mengatakannya..” ah, suaranya berhenti. “jadi.. maafkan a—“

Cklek.

“hm” dia berjalan melewatiku menuju kamar. A—apa dia semarah itu? memangnya ini salahku? Urgh. Aku tidak tahu lagi apa maunya dia. Tunggu. Seharusnya dia yang meminta maaf padaku. Kenapa jadi aku yang harus minta maaf padanya? Huh.

Sudahlah terserah dia. Aku buat sarapan saja.

.

.

“Kyu-ah, sarapan” aku meletakkan sarapan pagi hari ini, roti panggang, bacon, mata sapi, dan segelas susu putih, di meja makan. Aku sedang malas membuat sesuatu yang susah. Ini hanya sarapan, dan lagi..

“ne” hanya itu jawabannya.

“sekarang” balasku melihatnya yang sok sibuk dengan tasnya.

“ye” akhirnya dia duduk di kursinya, dan mulai memakan sarapannya.

Aku memakan sarapanku sambil melihat tingkah lakunya, yang, menyebalkan. Tidak mau menatapku, padahal dia selalu yang duluan menatapku hingga aku berhenti makan. Tapi sekarang saja aku tidak dihiraukan. Memangnya separah itu ya tadi malam? Biasanya juga dia tidak mengambil hati. Karena dia yang mulai duluan, harusnya bukan dia yang marah seperti ini. Aaah! Memikirkan alasan sepele macam itu jadi membuatku makin kesal.

“aku pergi” aku tersadar dari lamunanku, dan ternyata dia sudah di depan ruang tv dengan tas yang telah dipakainya.

“ya! Mau kemana? Kau bilang tidak ada schedule hari ini?”

“hyung mengajak latihan”

“ya! Kau bilang mau menemaniku—“

“aku berangkat”

“CHO KYUHYUN!” aku berlari menuju pintu depan dan dia sudah tidak ada. Aku membuka pintu, dan lift itu sudah tertutup.

“apa maunya dia! Issh!” awas saja, huh.

.

.

“siang nyonya cho”

“siang” aku berjalan melewati meja resepsionis dan langsung menuju ruang latihan tempat namja babo itu berada bersama para hyungnya.

“Ririn-ah! siang!” seru suara namja.

“mwo? Siang Donghae-yah” aku menerima sambutan pelukan darinya dan dia mulai tersenyum sendiri. Ada apa ini?

“apa yang kau lakukan disini?”

“mencari Kyu, tentu saja”

“mwo? Kyu kan tidak ada schedule hari ini..”

“dia bilang diajak latihan oleh kalian”

“heee? Tidak tuh.. yang disini hanya aku dan Hyuk saja kok”

“serius?”

“serius!” dia menunjukkan peace signnya dengan wajah yang.. yah, bisa dipercaya omongannya.

“lalu apa yang kau lakukan disini?”

“lagu baru~” dia mulai senyum-senyum sendiri.

“aah.. baiklah.. selamat mengerjakan lagu baru..” aku langsung menyalakan handphoneku dan mulai meninggalkan Donghae sendiri di lorong.

“ya! Ya! Apa kau tidak penasaran dengan lagunya, Rin-ah??” dia menyamai kecepatan jalanku dan menatapku memohon. Aish, Donghae-yah..

“um.. tidak. Penasaran sih, tapi nanti saja kalian pasti akan memberitahu.. sudah dulu ya”

“uh, Rin-ah hari ini jahat.. yasudah sampai jumpa! AH! Rin-ah! baju belakangmu robek!” teriaknya yang membuatku menyentuh punggunggku segera. Lalu sebuah tawa mengiringi. “APRIL MOP!”

“Donghae!!”

Akhirnya aku malah kejar-kejaran dengan Donghae hingga kami berdua kelelahan..

“kau ini kurang ajar.. seharusnya aku mencari Kyu sekarang..” kami berdua duduk berselonjor di sofa panjang di ruang yang belum pernah kumasuki. Ini ruangan apa?

“yah tidak apa, kan.. setidaknya, aku berhasil mengerjaimu..”

“ish. Aku benci padamu” aku menatap Donghae tajam dan dia mulai memberi muka sedihnya padaku.

“Rin-ah mianhaaaeee” ucapnya sambil menarik bajuku.

“april mop!” aku menjulurkan lidahku dan tertawa padanya. “sekarang kita impas!”

“huwaaa.. Rin-ah jahat.. aku dibalas sekejam itu..”

“sudah-sudah.. aku harus pergi sekarang”

Cklek.

“yo! Hae, Rin-ah” Hyuk masuk dan menghentikan tawaku. Aku dan Hae saling pandang. Sepertinya mengerti maksud dari masing-masing pandangan. Kami akan mengerjainya.

“ya.. Hyuk-ah..” Donghae memulai dengan suara sedihnya.

“apa?” Hyuk bahkan tidak meliriknya sedikitpun. Aku hanya memperhatikan apa yang akan Hae lakukan pada Hyuk.

“jadi.. sebenarnya.. hasil rekaman dan semua yang kita lakukan semalaman..” ooh.. mengenai lagu baru? Kerja bagus Donghae!

“ye? Lanjutkan”

“semua datanya hilang” ucap Donghae menyelesaikan kalimatnya.

“ah, soal itu.. aku sudah tahu” hah mwo? Jadi beneran hilang? Aigo.. kerja keras mereka.

“hah?! Seriusan hilang??” Donghae panik. April mopnya menjadi kenyataan. Sebenarnya aku juga, tapi.. ya.. ini mencurigakan.

“ne, aku serius..” Hyuk akhirnya menoleh kearah kami.

Sedetik kemudian..

“APRIL MOP! AIGO HAE! Kau terkena jebakanmu sendiri..” Hyuk tertawa lepas dan sampai menghentak-hentakkan kakinya di lantai. Kurasa dia perlu tertawa sambil bergulung di lantai juga.

Sedetik berikutnya Hae suadah mulai tarik-tarikan pipi dengan Hyukjae. Baiklah, mungkin sudah cukup sampai disini, atau aku akan sakit perut.

“aigo sudah hentikan. Aku pergi dulu kalau begitu. Hyuk-ah, apa kau tahu Kyu dimana?”

“hngmwo? Tadhi akhu lhihat dhia dhi jhalan”

“Hae, hentikan. Biarkan Hyuk bicara” aku menepuk tangan mereka berdua agar berhenti.

“dengan Sungmin” lanjut Hyukjae.

“begitu? Kira-kira kemana?”

“tidak tahu, sms saja Min hyung”

“baiklah terima kasih kalian berdua, silahkan lanjutkan”

“Rin! untuk apa kau mencarinya?” pertanyaan Hyukjae membuatku berhenti dan berpikir untuk mengerjainya lagi.

“hm.. aku.. ingin putus” ucapku tanpa menoleh kearah mereka sedikitpun.

“MWO?! WAEYO??!”

“april mop! Bwee” aku akhirnya berlari keluar sebelum kerusuhan terjadi kembali diantara kami bertiga.

“jadi sekarang aku harus sms Ming..” aku mengetik cepat di handphoneku dan mengirimnya. Ya.. cepatlah dibalas, Ming.

Drrt.

“RIN-AH! KAU TIDAK BOLEH PUTUS DARI KYU! AKU DAN HYUK TIDAK MENGIJINKANNYA! DX” –Donghae.

Aish.. mereka tidak dengar aku berkata April mop? Ya mana mungkin aku juga mau putus dengannya. Duo namja babo.

“babo, aku hanya bercanda. Aku juga tidak mungkin putus darinya. Duo namja babo, sana lanjutkan lagu kalian saja! =”=)” –Ririn.

Drrt.

“oh, jadi begitu? Jadi itu hanya april mop? April mop mu membuatku takut, Rin-ah! jangan kau berikan april mop seperti itu lagiiiii!! D’:” –Donghae.

“ne tenang saja. Aku benar-benar bercanda soal itu. anggap itu angin lalu saja. Sudah sana lanjutkan lagu kalian lagi -,-)” –Ririn.

Drrt.

“baiklah, selamat april mop! Hati-hati dengan para hyung! Hohoho” –Donghae.

“ne.. ne.. sekarang sms Ming mana….” Aku masih tetap berjalan menyusuri Apgujeong-dong dan akhirnya berhenti di depan Kona. Diantara kerumunan yeoja itu, pasti ada Kyu, atau tidak Ming.

“ah! Kyu!” aku mencoba memanggilnya. Itu Kyu! Dia meninggalkan Kona, pasti baru saja bertemu dengan Ming disana.

“Kyu-oppa! Oppa!” aiiissshhh! Yeoja-yeoja iniiii. Argh.. mana mungkin aku menang melawan semua suara yeoja ini. Yasudahlah.. aku bertemu dengan Ming saja.

“siang.. sore maksudku..” aku masuk ke dalam Kona dan benar, ada Ming dan Ummanya.

“Rin-ah, sore” jawab Ming sambil melambaikan tangannya kearahku.

“Ming, aku ingin bicara” ucapku dengan isyarat, dan dia memberi tanda ‘oke’ dengan tangannya. Akhirnya aku keluar dari Kona dan menuju pintu karyawan di belakang.

.

.

“ada apa? kau tidak menyusul Kyu?” tanya Sungmin begitu dia melihatku yang bersandar di dinding sambil memainkan handphone.

“hm? Tidak mungkin terkejar kalau dia dikerumuni ELF seperti itu.” jawabku santai.

“hahahah.. oke.. jadi.. kau mau bicara apa?” tanyanya kemudian.

“apa Kyu menceritakan sesuatu padamu?”

“mwo? Tentang apa? tidak tuh..” jawabnya sambil memiringkan kepalanya.

“serius?”

“ne.. oh! Apa.. kau.. akhirnya tahu..” tanyanya ragu-ragu. Mencurigakan.

“apa? ada apa?”

“dia.. mem.. punyai.. uh, mungkin tidak seharusnya kukatakan.. sebaiknya Kyu saja yang mengatakannya langsung padamu..”

“ya! Ming! Katakan padaku!” nadaku makin tinggi padanya. Ini membuatku penasaran. Sungguh penasaran.

“dia.. mempunyai simpanan..”

DUAR.

Oke, apa aku tidak salah dengar?! Dia mempunyai apa?!

“ka—kau serius.. Ming..?” aku meremas dadaku. Entah kenapa rasanya sakit.. karena.. entah kenapa juga.. hal itu bisa saja terjadi disaat seperti ini.. pertengkaran sepele itu.. apa dampaknya sebesar ini..? aku harus cepat-cepat menemukannya sekarang!

“ne, dia mempunyai simpanan..” dia terdiam sejenak. “cake coklat di kulkas dorm” lanjutnya polos.

“a—“

“April Mop! Ya ampun! Aku berhasil mengerjai seorang Cho Ririn!” soraknya bangga, dan aku hanya bisa terduduk lemas di trotoar yang tidak terlalu bersih ini.

“m—mwo? Ririn-ah? Kau kenapa??” Sungmin berjongkok di depanku dan mulai melambaikan tanganya di depan wajahku. “Riiiin?”

“kau hampir membuatku mati, Ming..” aku menutup wajahku dengan telapak tanganku. Kurasa aku tidak sanggup lagi.. semuanya terasa menyebalkan hari ini.

“ya! Aku hanya bercanda.. mana mungkin Kyu menduakanmu haa.. kalau iya, dia sudah pasti akan kuhajar..” Sungmin menepuk kepalaku ringan, mencoba menenangkanku.

“sekarang Kyu dimana..?” tanyaku sedikit mengisak.

“tadi dia bilang ingin mengunjungi dorm”

“begitu? Yasudah aku akan kesana sekarang..”

“aku antar deh, sepertinya kalian sedang ada masalah, ya? maafkan aku..” Sungmin membantuku berdiri dan aku hanya bisa tersenyum mendapatkan pertanyaan seperti itu.

“tidak tahu.. hanya saja, aku ingin bertemu dia sekarang..”

“yasudah, ayo”

Akhirnya Sungmin mengantarkanku ke dorm untuk bertemu dengan Kyu. Namun, entah kenapa.. kenapa.. rasanya ada yang janggal?

.

.

Aku dan Sungmin sampai di dorm. Di depan apartemen yang penuh dengan ELF. Mereka terlihat cemas. Ada apa sebenarnya?

“Sungmin oppa, apa benar.. Kyuhyun oppa..” tanya seorang ELF yang mendekati kami berdua.

“ada apa dengannya?” tanyaku panik.

“eng.. nuguseyo?” tanyanya balik. Oh, omo. Mereka tidak mengenalku. Hubungan kami dirahasiakan. Semoga dia tidak bertanya lebih lanjut!

“dia akan menggantikan pembantu kami sementara di dorm.” Jawab Sungmin yang membuatku hampir meninju punggungnya. Enak saja aku dijadikan pengganti pembantu mereka.

“oh.. ne.. ah ya, Kyuhyun oppa.. katanya.. kecelakaan?”

“Mwo??!” aku dan Sungin teriak bersamaan dan langsung berlari menuju kamar dorm Super Junior. Aigo ya! Apa maksud dari perkataan mereka! Kyuhyunku, tidak mungkin! Kyu!

BRAK!

“MANA KYU?!” teriakku sekeras mungkin. Yang terlihat hanya Kangin, Yesung, Shindong, Siwon, dan Ryeowook.. yang menutupi sofa ruang tv mereka. Apa disana ada Kyu?!

“Rin..” Ryeowook akhirnya angkat bicara. Mereka semua terkejut melihatku berada disini.

“Rin.. Kyu..” lanjutnya kembali. Yang lainnya hanya bisa menunduk begitu melihatku.

“apa dia tidak apa-apa..?” aku akhirnya menghampiri mereka, dan disitulah Kyu berada.. terbaring di sofa. Kenapa tidak dibawa ke rumah sakit..?

“ne.. dia..”

Aku tidak tahan mendengar lanjutannya. Aku terduduk disebelah sofa dan menggenggam erat tangannya. Kyu-ah..

“dia hanya tidur kok” lalu suara langkah kaki yang mengelilingiku terdengar berhamburan pergi dengan cepat.

Babo.. mereka babo..

“KALIAAAANN!!!” akhirnya aku menangis dengan keras disebelah Kyu, hingga ia akhirnya terbangun dan terkejut melihatku yang sedang menangis disampingnya.

“ya, kau kenapa Rin-ah?” aku menatap tepat di matanya dan kembali menangis.

“hiks.. Kyu-ah.. jangan marah padaku.. jangan putus dariku.. jangan duakan aku.. jangan tinggalkan aku..” ucapku tidak berhenti. Membuatnya makin kebingungan.

“ada apa sebenarnya?” dia terdiam sejenak dan tiba-tiba ekspresinya berubah. “aku kan, sedang tidak ingin berbicara denganmu, pulanglah”

“Kyu-ah mianhaaaeeeee” aku memeluk pinggangya dan mulai menangis lagi. “jangan marah lagi.. aku tidak membencimu.. jangan perlakukan aku sedingin ini..”

“hm..”

“hiks.. maaf..” aku kembali menengadah, aku terkejut melihat senyuman yang biasa dikenal sebagai Evil Smirk dari Evil Kyu.. jangan-jangan..

“April mop! Ya tuhan Rin.. aku tidak mungkin marah padamu hanya karena kau bilang benci padaku, kau tahu itu” ucapnya lantas tertawa. Aku hanya bisa terdiam. “dan lagi, bukankah kita sudah bertaruh siapa yang akan menang saat april mop tahun ini mulai awal tahun? Hahahahahah”

“aku..” speechless.

“ne? kau kenapa?” tanyanya dengan senyum polos dan wajah sok malaikatnya. “kau mengaku kalah, kan?”

“aku ingin kita sampai disini saja..” ucapku sambil tertunduk.

“ha? Aku tahu kau bercanda Rin.. sudahlah, kau kalah~”

“aku serius” aku akhirnya berdiri dan memberi evil glare pamungkasku padanya. “mungkin kita harus mengurus cincin ini juga” aku berjalan cepat menuju pintu dorm dan melihat kearah Sungmin yang menampakkan ekspresi tidak percayanya melihat kejadian diantara aku dan Kyu.

“maaf, Ming” aku membanting pintu dorm dan terdiam di luar.

.

.

Lama sekali.

.

Apa tidak berhasil?

Apa dia benar-benar menganggap ini serius?

Apa aku harus masuk kedalam lagi dan mengatakan kalau ini hanya april mopku?

Tidak.

Itu sama saja mengakui kekalahanku!

Aku tahu dia sedang menunggu di dalam, berpikir bahwa aku akan berkata, “kenapa kau tidak mengejarku? aku hanya bercanda Kyu! Baiklah kau menang!” dan sebagainya sebagai ucapan kekalahan.

Aku harus menang kali ini.

Baiklah aku akan menunggu disini.

.

.

“Aish baiklah Hyung!” aku berdiri dari tempatku berjongkok disebelah pintu. Berharap dia tidak melihatku. “kemana perginya yeoja itu. aaargh! Hanya karena april mop dia sampai semarah itu? ish.” Dan dia masuk kedalam lift tanpa menyadari keberadaanku sedikitpun.

“babo” aku akhirnya masuk kembali kedalam dorm.

.

“RIN?!” seisi dorm terkejut melihat keberadaanku.

“ne, waeyo?” tanyaku polos.

“bukankah kau.. pergi sejak 30 menit yang lalu? Eh, hampir sejam? Kenapa kau ada disini??” tanya Sungmin super kaget. Terkejut. Tidak percaya.

“karena aku daritadi menunggu di depan pintu tapi dia tidak kunjung keluar mencariku.. dan begitu dia keluar, dia malah tidak menyadari keberadaanku di samping pintu dorm kalian ini..” aku menghela nafas dan duduk disofa yang kosong, karena mereka semua berdiri bergitu melihatku datang.

“apa kau serius mau mengakhiri hubungan kalian..?” tanya Ryeowook ragu-ragu.

“menurutmu?” aku menyalakan tv dan langsung tertawa melihat kelakuan para entertainer di tv tersebut. Para namja yang memperhatikanku ini masih saja menatapku tidak percaya.

“ng.. tidak, sih” jawab Ryeowook kemudian.

“nah, sudah tahu jawabannya, kan” aku kembali tertawa melihat acara tv yang benar-benar menghibur.

“april mop?” tanya Yesung dengan suara yang pelaaaan sekali.

“ne” aku menatap mereka satu persatu. “kalian juga kena, ya?” tanyaku sambil terkikik pelan.

“Rin-ah, april mop mu ini benar-benar..” mereka semua terdiam sejenak.. dan sedetik kemudian tertawa keras.

“kau lihat wajah Kyu tadi?? Dia benar-benar panik setelah Rin pergi!” tawa Kangin keras.

“aigo, dan dia masih tetap percaya bahwa itu adalah april mopmu hingga hampir satu jam kau tidak kembali lagi!” Shindong menambahkan dan ikut tertawa.

“Kyu sampai frustasi begitu kau tidak kembali lagi! Ya ampun! Wajahnya!” Yesung tertawa  sambil menepuk-nepuk pundak Ryeowook.

“benar-benar pasangan evil ini!” Siwon menambahkan. Dan Sungmin hanya bisa tertawa tanpa henti.

“apa kalian mau mebantuku?” tanyaku dengan senyum evil.

“tentu saja!” jawab mereka serempak. Wahahahah. Segitunya ingin mengerjai Kyu ku, kah?

“jadi begini..” ucapku dan mereka mulai merapatkan diri padaku.

.

.

Hyukjae dan Donghae datang tepat sebelum rencana dimulai, akhirnya mereka diseret ikut masuk dalam alur “april mop pamungkas membalas ke-evil-an Cho Kyuhyun” ini. Rencana yang dibuat bersama memang paling bagus. Hohohoho.

.

.

.

“aku kembali..” aku melihat Kyu yang lusuh dibalik pintu kamar Sungmin. Dia mencari kemana saja? ini sudah benar-benar larut malam hampir jam 12..

“bagaimana Kyu?” tanya Sungmin memulai rencana.

“dia tidak ada di apartemen, hyung.. di kona, di SM juga..” dia duduk lemas di sebelah Sungmin di sofa.

“hanya disitu saja kau mencarinya?”

“aku mencari ditempat kami pertama kali bertemu, tempat aku memintanya menjadi pacarku..” dia terdiam mengambil nafas. “melamarnya menjadi istriku, tempat biasanya kami menghabiskan waktu saat aku tidak ada schedule.. lalu..” dia sepertinya sedang berpikir keras sekarang. yaampun, dia mencari sampai seperti itu? namjaku~

“naik mobil? Jelas tidak terlihat, lah” kata Sungmin memprovokatori.

“hah? Siapa yang bilang aku naik mobil? Aku berlari! Dengan kaki!” ooh.. makanya dia terlihat lusuh begitu? Fufufu..

“Kyu!!” Donghae dan Hyukjae masuk kedalam alur cerita. Hohoho.. ini bagian yang paling menarik.

“apa hyung? Kau tidak tahu aku sedang frustasi mencari istriku, hah?” jawab Kyuhyun sewot.

“aku ingin memberitahumu.. tentang Rin..”

“apa?? katakan!”

“saat di SM mencarimu.. dia memang.. bilang ingin putus..” itu april mopku untuk mereka berdua!

“ka—kalian serius?”

“ne, wajahnya benar-benar serius.. dan setelah itu dia meninggalkan kami untuk bertemu Sungmin..”

“hyung?” tanya Kyu pada Sungmin yang memasang tampang serius campur cemasnya. Aku melihat kearah Hyukjae yang hampir tertawa namun Donghae langsung mencengkram pundaknya erat agar berhenti tersenyum. Aku jadi ingin tertawa.

“ne.. dan aku.. waktu itu aku hanya bercanda dan bilang kalau kau punya simpanan..”

“HYUNG! Aku tidak punya simpanan! Kecuali cake coklat yang selalu kami rebutkan di kulkas dorm..” ucapnya semakin pelan. Ya tuhan ternyata hal itu benar? hentikan Rin, jangan tertawa!

“tapi dia tidak mendengarkan lanjutannya.. dan langsung memintaku mengantarkan ke dorm..” wahahahahah! Pembohong handal!

“aish! Kau memperparah keadaan!” Kyu mengacak-acak rambutnya yang sudah berantakan. Pfft.

“mianhae.. lalu.. mereka sekelompok.. mengerjainya lagi..” Sungmin menunjuk gerombolan penghuni dorm yang sedang berpura-pura menonton tv, padahal sebenarnya sedang menahan tawa mereka.

“apa yang kalian lakukan?” tanya Kyu tidak tahan lagi.

“kami bercanda.. bahwa kau kecelakaan.. kami mempostnya di twitter.. tapi serius sudah kami hapus!” Ryeowook memunculkan peace signnya diikuti yang lainnya.

“ooh.. pantas banyak ELF diluar berkata kau kecelakaan..”

“jadi karena itu dia menangis? Aigo ya.. kalian..” Kyu menutup wajahnya dengan kedua telapak tangannya. “BAGAIMANA INI?! DIA TIDAK DAPAT DITEMUKAN! KALIAN MEMPERPARAH KEADAAN! DAN AKU HANYA BERCANDA SOAL MARAH PADANYAAA” dia berteriak kencang sambil berputar-putar mengelilingi sofa. Pffth! Reaksi macam apa itu Kyuhyun ah?!

“mungkin kau harus minta maaf padanya saat bertemu..” Sungmin memberi kode untuk pergi keluar dorm, dan aku melaksanakannya sambil mengendap-ngendap

“tentu saja.. aku tidak ingin berpisah darinya.. hyuuung..”

.

TINGTONG.

.

.

Lama sekali membukanya.

Apa Sungmin tidak berhasil membujuknya untuk membuka pintu?

.

“nuguse—Rin?!”

“annyeo—“ dia langsung memelukku erat.

“jangan pergi, maafkan aku. Aku serius hanya bercanda soal hari ini.. aku tidak marah padamu.. bahkan aku sengaja membuatmu marah malam itu untuk april mop ini.. Rin, ini murni hanya untuk april mop..”

“Kyu-ah..” aku hampir tertawa.

“aku tidak akan memutuskanmu walau kau memintanya. Dan aku tidak punya simpanan seperti yang kau pikirkan.. hanya cake coklat yang selalu kita rebutkan saja simpananku.. akan kuberikan padamu sebagai permintaan maafku.. bagaimana?” jangan tertawa dulu Rin! biarkan sampai dia memohon!

“tapi aku ingin—“

“Rin! kumohon! Aku tidak akan memutuskanmu ataupun menceraikanmu walau kau memintanya seribu kalipun! Kumohon jangan meminta hal itu.. maafkan aku.. aku sudah keterlauan selama ini..”

“Kyu—“

“jebal. Mianhae.. don’t leave me..” dia merendahkan dirinya sampai aku terkejut. Ini pose pelamaran?

“Kyu.. aku ingin mengatakan..”

“kumohon Rin, jeb—“ aku menepuk pipinya dan mendekatkan wajahku ketelinganya.

“april mop” ucapku pelan dan kembali memundurkan wajahku untuk melihat reaksinya. Dia hanya terdiam membisu.

“kau..” dia melihatku tajam dan mulai menarik pipiku.

“aigo! Sakit! Appooo!” aku menepuk-nepuk tangannya keras.

“jangan ulangi hal itu lagi, yeoja babo” dia menepuk pipiku pelan. “tidak boleh ada lelucon tentang putus, perceraian, atau apapun tentang hubungan kita”

“baik appa-ya” aku mengangguk paham. “aku menang, kan?” tanyaku dengan senyum jahil.

“ne, ne, kau pemenangnya” ucapnya tidak rela pastinya. “kali ini saja, selanjutnya tidak” ucapnya kemudian. Hahahah tuhkan dasar.

“aku pasti akan menang lagi darimu! Tunggu saja, Kyuppabo”

“ne, ne aku yang akan menang selanjutnya”

“ppoppo”

“sebentar” ucapnya sambil berpikir. “mereka juga ikut dalam rencanamu ini?” tanyanya sambil menunjuk pintu dorm dibelakangnya.

“mwo? Ne tentu saja~ hahahah! April mop dari mereka! Pasti mereka puas sekali menertawakanmu di dalam.”

“awas saja, akan kubalas mereka..”

“ne~ ne~ aku mau ppoppo kemenanganku sekarang” aku menepuk pipinya agar melihat kearahku kembali.

“baiiik nyonya cho~” dan dia menciumku lebih lama dari biasanya. “selamat menikmati kemenangan pertamamu” ucapnya dan aku menahannya sebentar.

“cake coklatnya juga ya jangan lupa”

“uh! Ne baiklah” lalu kami melanjutkannya kembali.

.

.

End..?

.

.

.

“sekarang bantu aku membalas april mop mereka” ucapnya memecah keheningan kami.

“tentu saja”

Kami masuk kembali ke dalam dorm dan memulai rencana evil kami sampai nanti mereka bertekuk lutut di depan Evil Cho Family ini. Yeah. We are evil indeed.

.

.

.

I’m The Winner for this time, and next time too. Just wait, Cho Kyuhyun.

.

—End—

Advertisements

7 Comments

Leave a Comment
  1. elfcloud3424 / Apr 3 2013 3:10 pm

    hahahahahhaha jadi ini ceritanya april mop wkwkwkw….
    si kyuppabo kelabakan nyari rin hakhakhakhak.. dan dengan mudahnya dia ngalah sama rin *ngakakdah* gabisa bayangin wajah evil kayak dia bertekuk lutut wkwkwkw…
    tapi bener sih rin… bahasanya gk kayak biasanya ya ._. apa mungkin karena km udah lama gk ngetik, jadi km harus semedi (?) lagi buat kembali seperti semula /slap/ wkwkwkw
    tapi setidaknya ff ini bagus kok hahahaha…
    kapan lagi bisa lihat si evil cho itu ngaku kalah hahahahahahaha…
    tapi betewe =_= disini ceritanya rin dan kyu udah nikah??? trus2 anaknya mana?? *okeabaikanini* kkk~
    keren lah setelah sekian lama hiatus kkk~
    next next!!! masih ada lagi kan.. yg angst2 mana nih pengen baca yg sampe nangis2 hahahahaha!!
    yosh!! hwaiting!!! ^^

    • hachidarksky / Apr 3 2013 3:33 pm

      weee~~
      terimakasih atas komennya XD

      bayangkanlah~ *w*)
      bayangkan Kyu bertekuk lutut di hadapan saya!
      HUHAHAHAHAHA X^D

      iyakan? iyakan? iyakaaaannnnnn??!
      aku juga ngerasa gitu pas lagi nulis maupun ngebaca ulang.. ;u;)
      mungkin aku harus semedi beneran nih.. .___.)
      enaknya semedi di mana ya..
      di kamarnya Kyu boleh kali ya /plakk

      HOHOHOHO
      anak2nya?
      belum buat yang keempat(?) XDDD

      yang angst…………….
      yang angst sedang keluar negri(?)
      *kabur* XD

      ne! hwaitiiiing~~ X33 *lalusemedi*

      • elfcloud3424 / Apr 3 2013 3:36 pm

        kalo semedi dikamar kyu mah ceritanya gk semedi =_= tapi melakukan sesuatu yang ‘iya-iya’ wkwkwkwkw…
        wow… fantastic… keempat (?) berarti yg mrevet2 itu berhasil ya hakhakhakhakhak…..
        oke segeralah dan comeback dengan banyak new fanfic *wink* wkwkwkwk

      • hachidarksky / Apr 3 2013 5:15 pm

        yaa..
        semedi kan boelh apa aja asal menenangkan hati jiwa dan pikiran XDDDDDDDD /ngasal /plakk

        waduh, itu rahasia pabrik(?) XDDD
        resepnya ada di botol kaca di simpen tuan krab XD (???)

        okeh, ditunggu saja gatau kapan tapi~ *,*)

  2. deewookyu / Apr 3 2013 7:17 pm

     hi•̃⌣•̃ hi•̃⌣•̃ hi.. 
    . .​‎​​
    . (y)
    . :D/ Ɨƚi..Ɨƚi..Ɨƚi..
    . ☜√)) Ɨƚi..Ɨƚi..Ɨƚi..
    . _/¯≥. . 
    \ː̗=))ː̖
    ^’// \_
    . ^’

    Kyu streessss juga…kena April Mop!!

    • hachidarksky / Apr 3 2013 8:45 pm

      waaa~~
      thankyou for reading :DDD
      and thanks for the comment too XDD

  3. lovelyminbi / Apr 3 2013 8:52 pm

    ooooooo… aku sudah baca….
    ceritanya……… haenya kok bego ya? apa emang bego? wkwkwkwkwk

Leave some Advice :3

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: